Kisah Joko Anwar dan Air Zam-zam Christine Hakim...

Kompas.com - 16/09/2019, 21:44 WIB
Sutradara film Gundala, Joko Anwar saat promo film di Kantor Redaksi Kompas.com di Menara Kompas, Jakarta, Kamis (20/6/2019). Film Gundala akan tayang di bioskop mulai 29 Agustus 2019. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOSutradara film Gundala, Joko Anwar saat promo film di Kantor Redaksi Kompas.com di Menara Kompas, Jakarta, Kamis (20/6/2019). Film Gundala akan tayang di bioskop mulai 29 Agustus 2019.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sutradara Joko Anwar terserang Demam Berdarah Dengue atau DBD saat menjalani kegiatan syuting film Perempuan Tanah Jahanam.

Saat itu, Joko sedang menjalani syuting di sebuah hutan di Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

"Aku diopname delapan hari di Bangil karena DBD," kata Joko di XXI Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Senin (16/9/2019).

Baca juga: Nonton Trailer Perempuan Tanah Jahanam, Bikin Bulu Kuduk Merinding

Penyakit DBD yang diderita Joko Anwar diketahui oleh artis senior Christine Hakim (62).

Ia punya cerita unik saat Joko sakit.

Christine mengaku saat syuting membawa air zam-zam.

Baca juga: Tara Basro: Film Perempuan Tanah Jahanam Lebih Seram dari Pengabdi Setan

Aktris Christine Hakim usai melayat jenazah BJ Habibie di rumah duka di kawasan Patra, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (11/9/2019).KOMPAS.com/ANDIKA ADITIA Aktris Christine Hakim usai melayat jenazah BJ Habibie di rumah duka di kawasan Patra, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (11/9/2019).
Awalnya, Christine menyiapkan air zam-zam untuk berjaga-jaga bilamana saat menjalani syuting ada pemain atau kru yang mengalami kesurupan.

"Tapi ternyata air zam-zamnya saya pergunakan untuk Mas Joko karena kena demam berdarah. Terus saya langsung berpikir kalau ini bukan untuk orang kesurupan, tetapi untuk Mas Joko," ujar Christine.

Setelah Christine Hakim memberikan air zam-zam tersebut kepada Joko, percaya tidak percaya, kata Christine, trombosit Joko langsung naik tajam.

Baca juga: Ario Bayu Jadi Dalang di Perempuan Tanah Jahanam

"Saya paksa Mas Joko untuk minum dan paginya ini yang saya enggak percaya waktu saya tanya ke asisten, trombosit Mas Joko pagi itu langsung 120.000, langsung naik begitu cepat. Saya kaget," kata Christine Hakim.

Lokasi-lokasi syuting film Perempuan Tanah Jahanam dilakukan di alam terbuka khususnya daerah hutan selama dua pekan lebih.

Lokasi tersebut di antaranya adalah di Banyuwangi, Lumajang, Gunung Ijen, dan beberapa tempat lain juga di Jawa Timur.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X