Augie Fantinus Belum Hubungi Imam Nahrawi Usai Penetapan Tersangka

Kompas.com - 19/09/2019, 20:11 WIB
Presenter Augie Fantinus usai menjenguk Nunung di Polda Metro Jaya, kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (25/7/2019). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAPresenter Augie Fantinus usai menjenguk Nunung di Polda Metro Jaya, kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (25/7/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Presenter Augie Fantinus belum menghubungi Imam Nahrawi setelah ditetapkan tersangka atas kasus dugaan suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menteri Pemuda dan Olahraga itu baru saja mengundurkan diri dari jabatannya, Kamis (19/9/2019).

Sebelumnya, Augie Fantinus yang cukup dekat dengan Imam Nahrawi mengaku baru saja bertemu sekitar dua minggu lalu, untuk berdiskusi soal olahraga di Tanah Air.

"Enggak (ada komunikasi), setelah Imam Nahrawi dinyatakan tersangka saya belum komunikasi lagi," ujar Augie Fantinus via telepon, Kamis (19/9/2019).

Baca juga: Sebelum Jadi Tersangka, Imam Nahrawi Diajak Augie Fantinus Bikin Konten YouTube

Ketika ditanya adakah keinginan untuk sekadar menemui Imam Nahrawi, Augie Fantinus belum bisa menjawabnya.

"Saya belum dengar (kabar terbaru Imam Nahrawi), setahu saya belum ditahan, tapi enggak tahu deh (kalau niat menjenguk)," ucap Augie Fantinus.

Di luar permasalahan kasus dugaan suap yang menjerat Imam Nahrawi, Augie melihat Imam Nahrawi sebagai sosok yang punya kepedulian tinggi pada olahraga.

Hal itu, Augie Fantinus rasakan sejak tahun 2015 ketika ia menjadi manajer tim nasional basket putri di ajang Sea Games.

"Pak Imam Nahrawi sangat peduli pada atlet-atlet, pada mantan atlet gitu, termasuk saya pernah merasakan gimana saya jadi manajer. Gimana Pak Imam Nahrawi juga peduli gitu lho, ya peduli lah dengan cabang olahraga basket," imbuhya.

Sebelumnya KPK menetapkan Imam Nahrawi beserta asisten pribadinya, Miftahul Ulum, sebagai tersangka.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, keduanya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyaluran dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia melalui Kemenpora tahun anggaran 2018.

"Dalam penyidikan tersebut ditetapkan dua orang tersangka yaitu IMR, Menteri Pemuda dan Olahraga dan MIU, Asisten Pribadi Menteri Pemuda dan Olahraga," kata Alex dalam konferensi pers di Gedung KPK, Rabu (18/9/2019).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X