Ariel NOAH: Selalu Ada Cara Menghormati Karya Musisi Indonesia

Kompas.com - 29/09/2019, 07:00 WIB
Ariel NOAH saat ditemui di sela shooting video klip lagu Janger Persahabatan di Studio Toha, Tangerang, Banten, Rabu (2/5/2018) sore. KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG Ariel NOAH saat ditemui di sela shooting video klip lagu Janger Persahabatan di Studio Toha, Tangerang, Banten, Rabu (2/5/2018) sore.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Grup band NOAH menjadi penampil akhir dalam konser Project X setelah Yovie Widianto di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (28/9/2019) malam.

Selama penampilan, NOAH menyampaikan pesan kepada penonton ihwal mengapresiasi karya para musisi Tanah Air.

"Selalu ada cara yang benar untuk menghormati karya-karya musisi di Indonesia," ucap Ariel usai menyanyikan lagu Separuh Aku dan Kukatakan dengan Indah.

"Bisa dengan langganan streaming dan lain-lain. Saya yakin semuanya legal," tambah Ariel.

Diketahui, Ariel pernah geram dengan maraknya pembajakan kaset fisik musik. Bahkan, NOAH juga terkena imbas dari pembajakan tersebut.

Baca juga: Ariel NOAH: Lu Enggak Tahu Berapa Dus Kopi Buat Gue Begadang Bikin Lagu...

Ariel mengatakan dampak dari pembajakan tidak hanya merugikan pelaku musik, tetapi lebih luas lagi.

Adapun penampilan NOAH malam itu terasa berbeda lantaran untuk pertama kalinya mereka bernyanyi di panggung besar tanpa Uki sang gitaris yang hengkang pada Agustus 2019 lalu.

Setelah itu, Ariel dan kawan-kawan melanjutkan penampilan dengan lagu Kupeluk Hatimu dan Semua Tentang Kita.

Sepanjang menghibur ribuan penonton, NOAH tampil energik dengan berbagai aransemen baru yang mereka khususkan untuk Konser Project X.

Baca juga: Hengkang dari NOAH, Uki Fokus Bisnis Baju dan Properti

Selain itu, NOAH juga terlihat dinamis dengan banyaknya medley lagu yang mereka bawakan.

Beberapa lagu yang di-medley adalah Cerita Tentang Kita dengan Hari yang Cerah Untuk Jiwa yang Sepi, Mimpi Yang Sempurna dengan Taman Langit, lalu Menghapus Jejakmu medley Mimpi Yang Sempurna.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X