Awali Konser di Indonesia, Vokalis Lukas Graham Pakai Batik

Kompas.com - 01/10/2019, 22:27 WIB
Lukas Graham tampil di The Hall Kasablanka, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (1/10/2019). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIALukas Graham tampil di The Hall Kasablanka, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (1/10/2019).
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Band asal Denmark Lukas Graham mengawali konsernya di Indonesia dengan cara istimewa.

Konser bertajuk Lukas Graham The Purple Asian Tour – Live in Jakarta 2019 ini digelar di The Kasablanka Hall, Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Selasa (1/10/9/2019).

Band pelantun "7 Years" ini tampil berbeda dalam menyapa penggemarnya di Indonesia.

Sang vokalis, Lukas Forchhammer mengenakan baju batik bermotif garuda saat menyanyikan lagu pembuka, "Hold My Hand".

Aksi Lukas Forchhammer dan kawan-kawan sepertinya sangat dinanti oleh para penggemarnya.

Begitu lagu pertama itu dibawakan, para penonton langsung bangkit dari kursinya dan bergoyang mengikuti irama musik.

Setelah itu, lagu "Take The World By Storm" menjadi lagu kedua untuk dibawakan.

Baca juga: Jadi Artis Pembuka Konser Lukas Graham, Gisel Nyanyikan Indonesia Raya

Semangat penonton semakin terbakar untuk bergoyang menikmati lagu-lagu Lukas Graham.

Lagu "Drunk in The Morning" menjadi lagu ketiga dalam repertoar mereka.

Dengan mengenakan batik dan topi snapback Forchhammer bergerak ke sudut-sudut panggung menyapa para penggemarnya.

Dalam penampilannya kali ini, Lukas Graham berencana membawakan sebanyak 18 lagu.

Baca juga: Kejutan, Gisel Ajak Gempi Naik Panggung Konser Lukas Graham



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X