Synchronize Fest 2019, Festival Musik dengan Gerakan Ramah Lingkungan

Kompas.com - 03/10/2019, 16:00 WIB
ilustrasi dunia penuh sampah plastik Shutterstockilustrasi dunia penuh sampah plastik
|

PLN dengan antusias mau memfasilitasi jalannya acara Synchronize Fest.

"Mereka bisa fasilitasi, misal kayak power bank, ya sudah pucuk dicinta ulam tiba. Dalam arti, apa yang mau kita lakukan disambut baik oleh PLN," tambah Kiki.

Perihal kekhawatiran akan daya listrik yang tak mencukupi, Kiki sudah membicarakannya matang-matang dengan pihak PLN.

Sehingga, kendala yang mungkin saja terjadi sudah bisa dicari jalan keluarnya untuk dicegah.

"Ada itu (kekhawatiran), soalnya kalau pakai genset dari satu sumber kalau ada masalah tapi sebelum kita bekerja sama dengan PLN, kita sudah berdiskusi tentang risiko yang akan terjadi," ucapnya.

"Karena kita melihat ada source vendor yang kalau pakai source genset akan jadi masalah segala macam. Kita sudah ada brainstorm panjang dengan PLN dan kita meminimalisir adanya problem," sambungnya.

Bawa Tumbler sendiri

Selain itu, Kiki melanjutkan, Synchronize Fest tahun ini juga menyorot kehadiran sampah plastik yang sedang menjadi isu hangat seputar lingkungan.

Masalah dampak sampah plastik yang sulit didaur ulang sudah dilihat oleh Synchronize Fest.

Akan tetapi, Kiki sadar semuanya tak bisa langsung berjalan mulus. Apalagi, konsep ramah lingkungan ini baru benar-benar pertama kali dideklarasikan dalam Synchronize Fest 2019.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X