Jerinx SID: Anda di Mana Saat Bom Bali 1? Berapa Kawan Anda yang Meninggal?

Kompas.com - 13/10/2019, 15:00 WIB
Drummer Superman Is Dead, Ary Astina alias Jerinx atau JRX, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/4/2015) KOMPAS.com/SABRINA ASRILDrummer Superman Is Dead, Ary Astina alias Jerinx atau JRX, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/4/2015)

Berikut pemaparan lengkapnya:

"Masih tentang teror. Setahu saya, dalam sejarah politik global, percobaan pembunuhan thd pejabat kelas elite selalu dilakukan dengan senjata api/sniper atau bom bunuh diri.

Saya 100 persen penasaran saja kenapa ada yg memakai pisau? Apakah pelaku hanya mencari sensasi? Atau memang dia cukup bodoh utk percaya dia bisa membunuh pejabat yg dikawal ketat hanya dengan menggunakan pisau? Tak sedikit pun saya mendukung aksi kekerasan tersebut. Saya pun mengucapkan lekas sembuh kepada Beliau di unggahan saya setelahnya.

Tak usah gurui saya tentang empati. Berapa banyak sih konser amal untuk korban bencana alam di Indonesia yang kau adakan memakai uangmu sendiri? Jika hanya sekedar berucap, apakah itu akan membantu kondisi korban? Semoga harimu dipenuhi empati yang didasari perilaku bukan hanya omongan."

Sebelumnya, nama Jerinx tengah ramai diperbincangkan masyarakat Indonesia karena kicauan kontroversialnya tentang kasus penusukan Wiranto.

Baca juga: Berkicau soal Penusukan Wiranto di Twitter, Jerinx SID Dilaporkan ke Polisi

"Kalau niatnya memang membunuh kenapa pisaunya kecil ya," demikian kicauan Jerinx.

Beberapa saat kemudian, Jerinx mengunggah fotonya saat duduk tak jauh dari Wiranto dan menuliskan keterangan,

"Lekas sembuh bro. Doakan agar lekas sembuh supaya blio bisa mempertanggungjawabkan apapun dosa politiknya nanti," tulis Jerinx.

Baca juga: Wiranto Ditusuk, Jerinx SID: Lekas Sembuh Bro...

Akibat unggahan-unggahannya itu, Jerinx dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh seseorang bernama Jalaludin pada 11 Oktober lalu.

Dalam laporan tersebut Jerinx diduga menyebarkan informasi bermuatan SARA melalui media elektronik yang melanggar Pasal 28 Ayat 2 Jo Pasal 45 Ayat 2 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X