Veronica Tan Gaet 200 Anak untuk Operet Aku Anak Rusun

Kompas.com - 26/10/2019, 15:55 WIB
Veronica Tan saat ditemui di Gedung Kompas Gramedia, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (24/10/2019). KOMPAS.com/IRA GITAVeronica Tan saat ditemui di Gedung Kompas Gramedia, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (24/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com- Setelah sukses digelar pada 2017 lalu, Operet Aku Anak Rusun bertajuk Selendang Arimbi akan kembali diadakan pada tanggal 16 November 2019 mendatang di Ciputra Artpreneur, Kuningan, Jakarta Selatan.

Operet yang diprakasai oleh Soundkestra dan Yayasan Waroeng Imaji, milik Veronica Tan adalah drama musikal yang mengisahkan kehidupan anak rusun di Jakarta.

Veronica memilih 200 anak dari tiga rusun berbeda untuk menampilkan kemampuan mereka menari sambil berakting.

"Iya kali ini kita ngambil dari tiga rusun yang berbeda, jadi memang kita lihat anak-anak memang bagus tampilannya, mereka udah bisa show, bisa bergaya bisa akting," kata Veronica dalam wawancara eksklusif bersama Kompas.com di Gedung Kompas Gramedia, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Peran Veronica Tan Dibalik Pembangunan RPTRA Cililitan

Anak rusun itu sudah melewati tahap seleksi.


"Nah kali ini kita ngambil Pulogebang, Rawa Bebek sama Daan mogot. Jadi kemarin kita sempat audisi 400 anak jadinya 200 anak," sambungnya.

Setelah lolos audisi, anak-anak itu kemudian melakukan serangkaian latihan selama satu bulan dengan para pelatih profesional di bidang drama musikal.

"Kita latih mereka juga, ada guru yang ngajarin paduan suara nya anak-anak bernyanyi. Sebulan ini mereka latihan gerak tari dan segala macam," ucap Veronica.

Operet Aku Anak Rusun ‘Selendang Arimbi’ mengangkat nilai toleransi, solidaritas, semangat mewujudkan mimpi yang disajikan dalam tari dan lagu Indonesia.

Veronica mengatakan, acara ini bertujuan untuk memberikan kesempatan pada anak-anak rusun untuk berkreasi di bidang seni.

"Ingin membantu anak-anak juga mengekspresikan diri mereka, tentu lewat sebuah karya cerita, melatih disiplinnya mereka, sebagaimana mereka harus latihan " sambung Veronica.

Operet Aku Anak Rusun episode kedua bercerita tentang seorang anak rusun benama Arimbi, yang bercita-cita menjadi penari.

Arimbi harus menghadapi banyak tantangan untuk meraih impiannya itu. Salah satunya kondisi sang ibu yang sedang sakit.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X