Pedangdut Erie Suzan Ogah Bikin Sensasi Selama Berkarier

Kompas.com - 28/10/2019, 12:59 WIB
Penyanyi Erie Suzan di Tamini Square, Pinang Ranti, Jakarta Timur, Minggu (27/10/2019). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAPenyanyi Erie Suzan di Tamini Square, Pinang Ranti, Jakarta Timur, Minggu (27/10/2019).

JAKARTA,  KOMPAS.com - Pedangdut Erie Suzan diketahui sudah berkarya sejak tahun 1992.

Selama itu pula, Erie Suzan sudah menorehkan sebanyak enam album beserta singel.

Banyak raihan yang sudah dicapai penyanyi berusia 40 tahun ini.

Baca juga: Ayah Erie Suzan Meninggal Dunia

Selama ini, Erie Suzan juga dikenal sebagai pedangdut yang adem ayem.

Erie bahkan tak pernah diterpa isu tak sedap, apalagi berbuat sensasional.

Menurut Erie, pada dasarnya, dirinya memang enggan untuk menghiasi kariernya dengan sensasi atau semacamnya.

"Dasarnya aku enggak punya cita-cita buat jadi penyanyi, orangnya apa adanya banget, basic-nya juga bukan dari dangdut tapi dari rock. Jadi enggak pernah yang sifatnya bergimik dan apa pun itu," ucap Erie Suzan dalam sebuah acara di Tamini Square, Pinang Ranti, Jakarta Timur, Minggu (27/10/2019).

Pelantun "Mabuk Duit" ini juga merasa hidupnya biasa-biasa saja, tak ada yang perlu diekspos berlebihan seperti beberapa pedangdut atau artis lainnya.

Ihwal banyaknya pedangdut yang lebih sering memberikan sensasi ketimbang berkarya, Erie tak mempermasalahkannya.

Erie Suzan merasa tiap orang punya cara sendiri dalam menjaga eksistensinya.

"Dalam dunia entertainment, itu sih sah-sah saja. Banyak cara untuk orang bisa menjaga popularitasnya, salah satunya dengan membuat sensasi," ujar Erie Suzan. 

Namun, Erie Suzan secara pribadi sebisa mungkin menghindari sensasi atau kontroversi.

Erie beranggapan terus berkarya adalah kunci untuk terhindar dari itu semua.

"Aku me-maintenance dengan berkarya. Jadi ya dieksposnya dan eksis dengan karya," ujar Erie Suzan. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X