Raffi Ahmad dan Pelajaran Berharga Terjerat Kasus Narkoba

Kompas.com - 29/10/2019, 08:02 WIB
Artis Raffi Ahmad saat menghadiri gala dinner pernikahan Syahrini dan Reino Barrack di Four Seasons Hotel, kawasan Setia Budi, Jakarta Selatan, Jumat (4/5/2019). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAArtis Raffi Ahmad saat menghadiri gala dinner pernikahan Syahrini dan Reino Barrack di Four Seasons Hotel, kawasan Setia Budi, Jakarta Selatan, Jumat (4/5/2019).

KOMPAS.com - Artis peran dan pembawa acara Raffi Ahmad memiliki cerita kelam. Ia pernah tersandung kasus narkoba.

Terjerat kasus narkoba

Pada 27 Januari 2013 lalu, kediaman Raffi Ahmad di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, digerebek petugas Badan Narkotika Nasional (BNN).

Raffi dan 16 orang lain diamankan dalam peristiwa itu atas dugaan menggelar pesta narkoba di rumah tersebut.

Dari rumah Raffi, petugas BNN menyita sejumlah barang bukti narkotika, yakni dua linting ganja di depan kamar atas serta 14 kapsul ekstasi yang disita dari dalam laci dapur lantai bawah.

Hasil tes menunjukkan Raffi positif mengonsumsi narkotika berbahan zat chatinone.

Raffi yang sempat menjalani rehabilitasi di Unit Pelaksana Teknis Terapi dan Rehabilitasi BNN di Lido, Sukabumi, Jawa Barat, akhirnya dipulangkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Raffi diperbolehkan berkegiatan di Jakarta, berkait dengan penangguhan penahanannya hingga bebas.

Temui polisi yang tangkapnya

Lewat akun Instagram-nya, @raffinagita1717, Raffi mengunggah foto kebersamaan bersama Atrial Tanjung.

Atrial adalah orang yang membantunya saat ditangkap oleh BNN. Raffi saat ini menganggap Atrial sebagai ayah angkatnya.

Dalam foto tersebut ada pula istri Raffi, Nagita Slavina, dan juga istri dari Atrial, Saryanti.

"Silaturahmi bersama Papa angkatku Pak @atrial_tanjung2965. Beliau adalah sosok berjasa dulu aku di BNN ditangkap beliau," tulis Raffi pada akunnya yang dikutip Kompas.com, Senin (28/10/2019).

Dalam penjelasan lanjutannya, Raffi banyak memetik pelajaran dari kasus yang menimpanya tersebut.

"Tapi itulah pembelajaran hidup manusia dan semua ada hikmah. 5 tahun tidak ketemu baru ketemu hari ini beliau sudah pindah BNNP Sumatera Utara. Silaturahmi harus tetap dijaga, sehat selalu PakJendral dan Ibu @saryanti71," tulis Raffi.

Baca juga: Raffi Ahmad Temui Polisi yang Tangkap Dirinya Saat Terjerat Narkoba

Petik pelajaran

Raffi rupanya memetik pelajaran dari kasus narkoba yang menjeratnya tersebut.

Saat itu, Raffi kena prank YouTubers Atta Halilintar dalam konten video yang berjudul "PRANK RAFFI AHMAD! Di TANGKAP POLISI!! NAGITA NANGIS" pada kanal YouTube-nya yang dikutip Kompas.com pada 31 Mei 2019.

Raffi mengatakan bahwa prank seperti ini membuatnya trauma.

Ia teringat saat petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kediamannya di kawasan Gunung Balong, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada 2013 lalu.

"Gue kayak ingat enam tahun lalu waktu itu dibawa ke BNN. Asli sih ini gua masih lemas. Gua ada traumatiknya lho enam tahun lalu digrebek. Asli deh gue pikir beneran kan padahal gue sudah bersih tahu sekarang nggak gitu-gitu lagi," kata Raffi.

Baca juga: Kena Prank Atta Halilintar, Raffi Ahmad Teringat Digerebek BNN 6 Tahun Lalu

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.