Dian Sastro: Jangankan Lari, Jalan Sehari-hari Saja Sakitnya Terasa

Kompas.com - 02/11/2019, 14:17 WIB
Dian Sastrowardoyo saat menghadiri jumpa pers film Guru-guru Gokil di GoWork, Millenium Centennial Tower, Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019). Kompas.com/Tri Susanto SetiawanDian Sastrowardoyo saat menghadiri jumpa pers film Guru-guru Gokil di GoWork, Millenium Centennial Tower, Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Dian Sastrowardoyo bersedih karena tidak bisa mengikuti New York Marathon 2019.

Padahal ia sudah cukup lama mempersiapkan diri untuk  lomba lari maraton itu.

Melalui Instagram-nya, Dian mengatakan bahwa lututnya bermasalah.

"Marathon.. it's a serious thing. Bisa jadi ini berita paling gak enak buat gue. Sudah hampir sebulan sebelum NY Marathon lutut gue bermasalah. Jangankan buat lari, buat aktifitas jalan sehari-hari aja kerasa banget sakitnya," kata Dian seperti dikutip Kompas.com, Sabtu (2/11/2019).

Kondisi lututnya itu tidak memungkinan Dian melakukan olahraga kesukaannya tersebut.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Bisa jadi ini berita paling gak enak buat gue... . Sudah hampir sebulan sebelum NY Marathon lutut gue bermasalah. Jangankan buat lari, buat aktifitas jalan sehari-hari aja kerasa banget sakitnya. . Ternyata bener, Hasil pemeriksaan dokter menyatakan bahwa gue tidak boleh ikut marathon bahkan berolahraga lari selama beberapa waktu yang agak panjang. . Rasanya sedih banget... Bukan hanya karena nggak bisa lari sama temen-temen, tapi karena gue merasa nggak kenal lagi sama badan gue sendiri???? . It is true that marathon #itsaseriousthing. Sedikit saja ada tanda atau keluhan apa pun yang dirasakan gak boleh dianggap sepele. Harus segera ditindak lanjuti dan dicari masalahnya sebelum kemudian terlambat. Cerita ini jadi pelajaran buat gue dan kita semua. Bahwa Marathon ataupun olahraga berat lainnya tidak boleh dianggap main-main. . I am so sorry my dear friends @reinawardhana @?Hakim Satriyo? @iwetramadhan @vigavenetia we couldn't run this race together . I always apply #onedegreebeyond mentality in everything that I do, but sometimes you need to know where to stop when its your limit . Letting go of that ego! Because once again #itsaseriousthing . Mudah-mudahan break gue ini adalah sebuah awal buat gue untuk melesat lebih maju. . Good luck my dearest friends. . #pertemanansehat #361Indonesia #OneDegreeBeyond #ItsASeriousThing

A post shared by Dian Sastrowardoyo (@therealdisastr) on Oct 31, 2019 at 5:27pm PDT

 

"Ternyata bener, Hasil pemeriksaan dokter menyatakan bahwa gue tidak boleh ikut marathon bahkan berolahraga lari selama beberapa waktu yang agak panjang," sambungnya.

Dian sangat sedih. Bukan hanya karena tidak bisa berlari lagi dengan teman-temannya, tetapi ia merasa tidak lagi mengenal badannya sendiri.

Baca juga: Lutut Bermasalah, Dian Sastro Ungkap Kesedihan Tak Ikut New York Marathon

"Kayaknya jadi jauh lebih berat ya perkaranya, gue selama ini lihat diri gue Dian itu orang yang olahraga banget, olahraganya apa? Lari. Sekarang gue enggak bisa lari nih, terus gue kayak..gue tuh apa? Gue nanti olahraganya apa? jadi enggak ngenalin diri gue lagi kalau gue enggak lari," lanjut Dian.

Selama ini Dian dikenal sebagai sosok yang aktif berolahraga, khususnya lari. Dia beberapa kali mengikuti lomba lari maraton baik di dalam maupun luar negeri.

Pada 8 September lalu, ia masih mengikuti Maybank Bali Marathon 2019. 

Baca juga: Dian Sastro: Saudaraku Kaum Hawa, Kita Bukan Objek, Kita Bukan Barang

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X