Bintangi Jeritan Malam, Herjunot Ali: Unik, Belum Pernah Ketemu Penulisnya

Kompas.com - 06/11/2019, 09:24 WIB
Pemain film Jeritan Malam, Herjunot Ali (kiri) saat berkunjung ke rekdaksi Kompas.com di Menara Kompas, Jakarta, Senin (5/11/2019) Raisya Tamimi untuk Kompas.comPemain film Jeritan Malam, Herjunot Ali (kiri) saat berkunjung ke rekdaksi Kompas.com di Menara Kompas, Jakarta, Senin (5/11/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah sempat bermain film The Doll 2 dan Suzzanna, Herjunot Ali kembali bermain peran di film horror, Jeritan Malam.

Herjunot Ali membeberkan alasannya menerima tawaran dalam film ini dalam kunjungannya ke redaksi Kompas.com di Menara Kompas, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat pada Senin (4/11/2019).

"Film Jeritan Malam itu mengangkat dari cerita kebudayaan Indonesia yang sebelumnya udah ada, mungkin jarang diangkat ke film horror kebanyakan, tentang budaya Kejawen," ujar Herjunot yang akrab disapa Junot.

Baca juga: Sesak Napas Saat Syuting Jeritan Malam, Herjunot Ali Disangka Bercanda

Selain cerita yang menarik, Junot juga membeberkan hal-hal unik mengenai film Jeritan Malam.

"Script ini sudah ada sekitar dua tahunan. Saya lihat traffic yang orang baca di Kaskus itu, sampai akhirnya, wow, sampai trilogy," ujar Junot.

"Penulisnya ini rada-rada unique ya, enggak mau ditemuin dan enggak mau ngobrol. Jadi agak-agak bingung. Saya baru pertama kali ketemu penulisnya pada saat launching novelnya justru," tambah Junot.

Baca juga: Angkat Tema Mistik Jawa, Film Horor Jeritan Malam Pertemukan Cinta Laura dan Herjunot Ali

Pesan yang ingin disampaikan dalam film Jeritan Malam ini juga menjadi alasan Junot untuk ikut andil dalam pembuatan film ini.

"Kita tumbuh kembang dalam budaya dan kearifan lokal yang kadang sudah mulai dilupakan. Dengan perkembangan zaman, ada roots yang kita harus hargai apa yang sudah ada sebagai budaya," ujar Junot.

Film yang diproduksi dalam 62 day shoot ini, juga menampilkan artis peran Cinta Laura, Indra Brasco, Winky Wiryawan, dan masih banyak lagi.

Baca juga: Herjunot Ali dan Cinta Laura Beradu Ketegangan dalam Jeritan Malam



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X