Augie Fantinus Mengenang Kesetiaan Kobe Bryant di LA Lakers

Kompas.com - 28/01/2020, 14:12 WIB
mantan pebasket Satya Wacana LBC Angsapura Salatiga (sekarang Satya Wacana Metro LBC Bandung), Jerry Lolowang (tengah, kemeja ungu) menerima jersey serta sejumlah uang hasil pertandingan eksibisi antara timnas basket putri melawan Happy Ballers yang digagas oleh Augie Fantinus (ketiga dari kiri), di Hall Basket Senayan, Jakarta, Rabu (27/11/2013). KOMPAS.COM/NORMA GESITAmantan pebasket Satya Wacana LBC Angsapura Salatiga (sekarang Satya Wacana Metro LBC Bandung), Jerry Lolowang (tengah, kemeja ungu) menerima jersey serta sejumlah uang hasil pertandingan eksibisi antara timnas basket putri melawan Happy Ballers yang digagas oleh Augie Fantinus (ketiga dari kiri), di Hall Basket Senayan, Jakarta, Rabu (27/11/2013).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran sekaligus mantan manajer timnas basket putri, Augie Fantinus ikut merasakan kesedihan atas meninggalnya pebasket legendaris Kobe Bryant.

Bryant (41) bersama putrinya Giana Matia-Onore atau Gigi (13) meninggal dunia karena kecelakaan helikopter di California, Amerika Serikat, Minggu (26/1/2020) waktu setempat.

"Iya, ini dunia berduka semua ya karena dikagetkan dengan (meninggalnya) Kobe Bryant baru (berusia) 41 tahun, apa lagi kalau di basket sendiri Kobe baru saja retired dua tahun lalu," kata Augie saat dihubungi wartawan, Senin (27/1/2020).

Baca juga: Ucapan Dukacita Selebritas Internasional untuk Kobe Bryant

Ia semakin sedih mendengar sang anak meninggal dengan Bryant.

Sebab, lanjut dia, Gigi kerap diajak Bryant menonton pertandingan basket.

"Ditambah Gigi sendiri itu yang bikin orang makin sedih ya karena dia bareng sama anaknya, anaknya juga belakangan lagi sering dibawa ke pertandingan NBA," ujar Augie.

Baca juga: Kenang Percakapan Terakhir, LeBron James Tak Siap Kehilangan Kobe Bryant

Augie menuturkan, Bryant banyak memberinya inspirasi, tak hanya dalam prestasi, tetapi juga loyalitasnya terhadap Lakers, klub basket yang dinaunginya selama 20 tahun.

"Dia orang yang banyak menginspirasi lewat banyak hal, dari keluarga, dari gimana loyalitas di Lakers enggak pernah pindah, gimana di Lakers alami juara, kalah akhirnya juara lagi," ucap Augie.

"Lakers juga sempat hancur, tetapi dia tetap ada di situ sampai akhirnya retired. Kalau prestasi enggak usah disebut lah ya, terlalu banyak," ujar Augie.

Baca juga: Muncul Petisi untuk Jadikan Siluet Kobe Bryant sebagai Logo Baru NBA

Sebelumnya, ikon basket dan juga peraih Piala Oscar 2018 Kobe Bryant sedang berada di dalam helikopter pribadi bersama putrinya, Gianna, yang masih berusia 13 tahun saat kecelakaan terjadi.

Dilansir dari Hollywood Reporter, helikopter yang dia tumpangi mengalami kecelakaan di Calabasas, California, sekitar 48 kilometer dari pusat kota Los Angeles.

Menurut petugas kepolisian Los Angeles, Alex Villanueva, sembilan orang, termasuk pilot, meninggal dunia dalam kecelakaan itu.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X