Profil Iko Uwais, Pernah Jadi Sopir Kini Berlaga di Hollywood

Kompas.com - 05/02/2020, 16:36 WIB
Iko Uwais berpose usai menghadiri acara Temu Media AIA di Hotel Raffles, Kuningan, Jakarta, Senin (26/03/2018). Dalam acara ini AIA bersama AIA Global Ambassador David Beckham mengajak masyarakat Indonesia untuk hidup lebih sehat, lebih lama, lebih baik. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELIIko Uwais berpose usai menghadiri acara Temu Media AIA di Hotel Raffles, Kuningan, Jakarta, Senin (26/03/2018). Dalam acara ini AIA bersama AIA Global Ambassador David Beckham mengajak masyarakat Indonesia untuk hidup lebih sehat, lebih lama, lebih baik.

KOMPAS.com – Uwais Qorny atau yang lebih dikenal dengan Iko Uwais merupakan aktor, koreografer, dan atlet.

Namanya melejit setelah memainkan peran dalam film laga berjudul "The Raid I" dan "The Raid II".

Iko Uwais merupakan anak pasangan Mustapha Kamaluddin dan Maisyaroh Kamaluddin.

Pada tahun 2012, Iko Uwais resmi menikah dengan penyanyi Audy Item

Baca juga: Keren, Iko Uwais Bintangi Film Snake Eyes Bareng Henry Golding

Keduanya telah dikaruniai seorang putri bernama Atreya Syahla Putri Uwais.

Pria kelahiran 12 Februari 1983 ini berhasil membawa nama Indonesia dan memperkenalkan bela diri silat di kancah internasional, khususnya Hollywood.

Sebab, film laga yang ia bintangi sukses di Hollywood.

Baca juga: Kiprah Iko Uwais di Jagat Film Laga Indonesia hingga Hollywood

Sejak kecil, Iko Uwais sudah menekuni seni bela diri Indonesia, yakni pencak silat.

Iko berguru di bawah naungan perguruan silat milik pamannya yang bernama "Tiga Berantai" yang merupakan aliran silat Betawi.

Setelah mempelajari ilmu beladiri dengan tekun, membuatnya menjadi atlet pencak silat terbaik di posisi ketiga pada turnamen 2003.

Baca juga: Iko Uwais Disebut Calon Pawang Monyet, Kode Pemeran Si Buta dari Gua Hantu?

Kemudian pada tahun 2005, ia menjadi pesilat terbaik di Kejuaraan Silat Nasional, kategori demonstrasi.

Tidak hanya menyukai pencak silat, Iko Uwais juga menyukai olahraga sepakbola.

Ia pernah menjadi pemain sepakbola di liga-B klub sepakbola Indonesia.

Namun, hal ini tidak bertahan lama karena klubnya mengalami kebangkrutan.

Baca juga: Iko Uwais Bintangi G.I. Joe: Snake Eyes, Timo Tjahjanto Ucapkan Selamat dan Petunjuk Si Buta dari Gua Hantu

Sebelum menjadi aktor terkenal, Iko Uwais pernah bekerja sebagai supir truk di perusahaan telekomunikasi.

Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Terhitung sudah sepuluh film yang ia perankan.

Tidak hanya film di Indonesia, Iko Uwais juga pernah berperan dalam film luar negeri, salah satunya adalah Star Wars: The Force Awakens (2015).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X