Profil Element, Band yang Berulang Tahun pada Hari Valentine

Kompas.com - 14/02/2020, 16:04 WIB
Element KOMPAS.com/ICHSAN SUHENDRAElement

JAKARTA, KOMPAS.com – Element merupakan salah satu grup band yang berasal dari Tanah Air.

Band ini dibentuk sejak 14 Februari 1999, tepatnya pada Hari Valentine, oleh tiga sahabat yang merupakan model dari Majalah Aneka Yess!.

Dengan tujuh anggota yang terdiri dari Ferdy Tahier dan Lucky Widjaja (vokalis), Didi Riyadi (drummer), Fajar Putra Jaya Maringka (keyboard), Ricky ‘Rocker Kasurunk’ (bass), serta Arya Adhi Prasetyo dan Irwan Adhitya P (gitar).

Baca juga: 21 Tahun Berkarya, Element Band Kangen Tur Konser Naik Bus

Ada pula Ronny Setiawan dan Muhammad Gibran yang kini menjadi mantan anggota.

Grup band ini melakukan debut di bawah naungan Universal Music Indonesia dan merilis album perdana berjudul Hanyalah Cinta.

Lagu "Hanyalah Cinta" dan lagu "Galau" menjadi singel andalan mereka kala itu.

Saat itu, manjemen Element dipegang oleh Oxygen Entertaiment.

Baca juga: 21 Tahun Element Bermusik, Ini Lagu Masterpiece Menurut Personelnya

Element pun merilis album kedua yang bertajuk Kupersembahkan Nirwana dengan singel utama berjudul "Pergilah Adinda".

Awalnya keseriusan band ini diragukan karena para personilnga memiliki kegitatan lain di bidang modeling dan seni peran.

Namun, Element mulai diperhitungkan di dunia musik ketika sang drummer meraih penghargaan Anugerah Armand Zildjian Award sebagai New Comer Drummer pada 2002.

Baca juga: Tips Jaga Eksistensi Bermusik ala Element Band

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X