Profil Primus Yustisio, Mantan Raja Sinetron yang Jadi Politikus

Kompas.com - 15/04/2020, 19:37 WIB
Primus Yustisio KOMPAS.com/Putra Prima Perdana.Primus Yustisio

JAKARTA, KOMPAS.comPrimus Yustisio adalah seorang aktor dan politikus asal Indonesia yang memulai kariernya di dunia hiburan sejak 1997.

Nama pria berdarah Iran ini mulai melejit ketika ia membintangi sinetron Cinta (1999) bersama Desy Ratnasari yang tayang di RCTI.

Baca juga: Profil Dian Nitami, Bintang Sinetron yang Kerap Perankan Karakter Antagonis

Sebelum itu ia pernah membintangi lima sinetron, yakni Indahnya Rembulan Teriknya Matahari, Ikhlas, Asmara, Perjalanan, dan Si Kembar.

Sepanjang perjalanan karier beraktingnya ia telah membintangi 18 sinetron sejak 1990-an di layar kaca.

Baca juga: Profil Naufal Samudra, Bintang Sinetron Mermaid In Love yang Ditangkap karena Narkoba

Bahkan, kala itu Primus dijuluki sebagai Raja Sinetron dan mendapatkan penghargaan sebagai Aktor Terfavorit di ajang Panasonic Award 1999.

Pria kelahiran 17 Agustus 1977 ini juga kerap didapuk menjadi bintang iklan di sejumlah produk, salah satunya adalah Sakatonik AbeGe bersama Agnes Monica.

Primus pernah pula tampil di beberapa video musik milik Nafa Urbach, termasuk lagu yang berjudul “Tiada Dusta di Hatiku”.

Baca juga: Profil Fera Queen, Jebolan X Factor Indonesia yang Meninggal karena Kanker Payudara

Setelah sukses di dunia hiburan, pada 2008 ia mulai terjun ke dunia politik.

Primus sempat menjadi kandidat dalam pemilihan Bupati Subang periode 2008 hingga 2013.

Namun ia kalah, meski begitu Primus tidak patah semangat.

Baca juga: Profil Tamara Bleszynski, Bintang Sinetron Berjuluk Cindy Crawford Indonesia

Hingga akhirnya pada pemilu legislatif 2014, Primus maju sebagai calon anggota legislatif DPD dapil Jawa Barat dan lolos menjadi anggota DPD periode 2014 hingga 2019.

Untuk kisah asmaranya, setelah dua tahun berpacaran akhirnya ia menikahi sang kekasih yang merupakan aktris, Jihan Fahira, pada 2004.

Dari pernikahan itu, Jihan Fahira dan Primus Yustiso dikaruniai empat anak, Lana Devina Yustisio (14), Sami Muhammad Abduh Yustisio (12), Tara Azkia Alona Yustisio (10), dan Aisyil Maryam Yustisio (5).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X