Profil Marini Zumarnis, Pemeran Ibu Peri di Sinetron Bidadari

Kompas.com - 15/04/2020, 22:51 WIB
Marini Zumarnis di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat, Kamis (19/5/2016). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGMarini Zumarnis di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat, Kamis (19/5/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com – Marini Kartika Sari Zumarnis atau yang lebih dikenal dengan Marini Zumarnis adalah aktris asal Indonesia.

Anak dari pasangan Zumarnis Zein dan Fatmawaty ini memulai kariernya di industri hiburan Tanah Air sebagai model sejak duduk di bangku kelas 2 Sekolah Menengah Atas (SMA).

Setelah itu, Marini Zumarnis mulai menjajal dunia seni peran. Ia pertama kali bermain dalam sinetron berjudul Lobi-Lobi (1995) sebagai pemeran pembantu.

Setelah itu, perempuan kelahiran 24 Maret 1976 ini ikut bermain dalam sinetron berjudul Shangrilla (1996).

Sejak saat itu, paras cantik Marini Zumarnis wara-wiri di layar kaca.

Baca juga: Profil Mona Ratuliu, Suster Bisu di Sinetron Pelangi di Matamu

Hingga akhirnya, nama Marini Zumarnis meroket ketika berperan sebagai Ibu Peri menggantikan Ayu Azhari di sinetron Bidadari.

Sepanjang perjalanan kariernya, total 29 judul sinetron telah dibintangi Marini Zumarnis.

Beberapa diantaranya termasuk sinetron yang populer. Salah satunya adalah Tukang Bubur Naik Haji The Series.

Selain bermain sinetron, Marini Zumarnis juga pernah terlibat dalam film MBA (Married By Accident) yang tayang pada 2008.

Baca juga: Profil Dian Nitami, Bintang Sinetron yang Kerap Perankan Karakter Antagonis

Selain berakting, Marini Zumarnis juga kerap didapuk menjadi bintang iklan di sejumlah produk, seperti Silver Queen, Djarum Coklat, Mi Burung Dara dan Telkomsel.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X