Profil Elvy Sukaesih, Ratu Dangdut Indonesia

Kompas.com - 20/09/2020, 10:22 WIB
Elvy Sukaesih dijumpai di Studio TransTV, Mampang, Jakarta Selatan, Senin (26/3/2018). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGElvy Sukaesih dijumpai di Studio TransTV, Mampang, Jakarta Selatan, Senin (26/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Elvy Sukaesih adalah salah satu legenda musik di Indonesia. Dia bahkan berjuluk " Ratu Dangdut".

Dilahirkan dengan nama Else Sukaesih pada 25 Juni 1951, dia mulai menyanyi sejak kelas 3 SD.

Dia memilih nama Elvy sebagai nama panggung setelah terinspirasi dari sebuah novel yang dia baca.

Baca juga: Elvy Sukaesih Positif Covid-19, Ceritakan Gejala dan Alasan Merahasiakan

Bakat musik Elvy rupanya menurun dari ayahnya, Muhamad Ali, yang berkecimpung di dunia musik.

Saat Elvy berusia 13 tahun, Ali memintanya tampil sendiri di panggung dan ia sukses dalam penampilan perdananya.

Karier Elvy menanjak setelah ia bergabung dengan orkes Melayu, seperti OM Pancaran Muda dan OM Pernama.

Baca juga: Elvy Sukaesih Sempat Positif Covid-19, Keluarga Besar Langsung Tes Swab

 

Pada 1970an, Elvy mendapatkan kesempatan menjadi penyanyi pendamping raja dangdut Rhoma Irana dalam OM Soneta.

Kariernya semakin melambung tinggi setelah OM Soneta merilis album bertajuk Ratu dan Radja pada 1975.

Namun Elvy tak tergabung lama dengan Soneta dan memutuskan bersolo karier.

Baca juga: Sembuh dari Covid-19, Elvy Sukaesih Masih Jalani Isolasi Mandiri

Hingga saat ini, Elvy sudah menelurkan banyak album seperti album pop, album orkes melayu, album solo, album duet, hingga album kompilasi terbaik.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X