Seseorang yang terlalu cepat mengungkapkan cinta bisa saja sedang melakukan love bombing.
Hal serupa juga berlaku dengan komitmen ketika menjalani sebuah hubungan.
Jika sebuah komitmen terjadi begitu cepat, waspadai apakah itu love bombing atau memang sudah menjadi sebuah keputusan bersama.
3. Sering memberikan hadiah dan kejutan
Tak bisa dimungkiri mendapatkan hadiah dan kejutan dari pasangan adalah perasaan yang menyenangkan.
Namun jika hadiah dan kejutan itu diberikan secara terus-menerus rasanya akan mencurigakan.
Hadiah dan kejutan selanjutnya bisa dijadikan senjata andalan seseorang untuk melewati permasalahan yang ada di dalam hubungan.
Hal itu tentu saja bukan cara terbaik bagi sepasang kekasih, apalagi sebelum menginjak pernikahan.
Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa tujuan utama love bombing adalah untuk menaklukkan hati pasangan.
Namun dalam beberapa kasus love bombing juga dijadikan alat untuk menghindari sebuah permasalahan.
Masalah yang sedang terjadi pada akhirnya tak diselesaikan karena love bombing.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.