DJ Tiara Eve: Malu bila Pengunjung Tak Bertahan di Lantai Dansa - Kompas.com

DJ Tiara Eve: Malu bila Pengunjung Tak Bertahan di Lantai Dansa

Ira Gita Natalia Sembiring
Kompas.com - 04/04/2017, 11:23 WIB
KOMPAS.com/DINO OKTAVIANO DJ sekaligus pemain film, Tiara Eve, berpose usai diwawancara di newsroom Kompas.com, Gedung Kompas Gramedia, Jakarta, Senin (3/4/2017). Ia sedang mempromosikan single terbaru yang bertajuk Undercover, hasil kolaborasinya bersama Glenn Fredly dan Liquid Silva.

JAKARTA, KOMPAS.com -Artis peran Nestiara Octaviani atau lebih dikenal sebagai DJ Tiara Eve berbagi cerita tentang kesulitannya menjadi seorang disc jockey (DJ).

"Kalo DJ kan lebih ke mixing lagu, ya bikin flow lagu, kita main biasanya dua jam. Itu gimana susahnya bikin penonton bisa tahan lama nikmatin lagu kita," kata Tiara saat berkunjung ke redaksi Kompas.com, Jalan Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Senin (3/4/2017).

Bintang film Jakarta Undercover itu menambahkan seorang DJ harus bisa membuat penikmat musik bertahan di lantai dansa.

[Baca juga: DJ Tiara Eve: Seksi tapi Enggak Murahan]

"Pertama baru masuk tempat yang awalnya masih kosong, orang-orang masih pada duduk duduk. Nah di situ kita harus tau gimana caranya pelan pelan bikin mereka ke tengah," kata artis musik yang baru menggarap singel bareng musisi Glenn Fredly tersebut.

[Baca juga: Tiara Eve Tak Sangka Glenn Fredly Mau Digandeng untuk "Undercover"]

"Setelah itu gimana caranya membuat mereka bertahan di sana. Karena kalau mereka langsung bubar, itu malu banget. Itu beban buat DJ," lanjut dia.

Tiara mengaku selalu mempelajari lebih dulu karakteristik massa yang akan dihiburnya. Sebab setiap kelab memiliki karakter tersendiri, begitu juga dengan pengunjungnya.

[Baca juga: DJ Tiara Eve: Seksi tapi Enggak Murahan]

"Aku harus tahu ini yang datang umurnya berapa. Terus kira-kira kalau style-nya seperti ini lagunya gimana. Dan itu enggak gampang," ujar Tiara.

Menurut dia banyak orang yang tidak memahami betapa sulitnya profesi DJ, yang perlu mencermati baik-baik karya yang mereka mainkan.

Tiara juga ingin menghilangkan kesan negatif yang kerap menyertai profesi yang ia geluti tersebut.

"Jadi aku juga mau coba ngajarin ke Indonesia kalau DJ itu enggak selalu berantakan. DJ itu enggak selalu negatif, with drugs, with sex, everything," lanjut Tiara.

Ia berharap masyarakat, khususnya di Indonesia, bisa melihat sisi positif profesi disc jockey.

PenulisIra Gita Natalia Sembiring
EditorKistyarini
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM