Luna Maya Bawakan Aromaterapi untuk Julia Perez - Kompas.com

Luna Maya Bawakan Aromaterapi untuk Julia Perez

Andi Muttya Keteng Pangerang
Kompas.com - 20/04/2017, 22:53 WIB
KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG Luna Maya dan Ayu Dewi usai perayaan ulang tahun ke-2 Luna Habit di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Kamis (20/4/2017) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com -- Artis peran Luna Maya mengaku sempat kebingungan saat akan menjenguk penyanyi dangdut Julia Perez alias Jupe di RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, Rabu (19/4/2017) kemarin.

Ia tak tahu ingin membawa bingkisan apa untuk rekannya yang sedang menjalani perawatan intensif itu.

"Menurut saya, Jupe orangnya enggak pernah minta. Kami yang kebingungan, dia butuh apa," ujar Luna dalam wawancara di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Kamis (20/4/2017) malam.

Luna akhirnya memutuskan membawa bingkisan berisi aromaterapi yang dia percaya dapat membuat Jupe lebih rileks.

"Paling bawain oil aromaterapi. Biar dia bisa tidur enak," ucapnya.

[Baca juga: Luna Maya: Spirit Julia Perez Enggak Goyah]

Selain itu, pemain film Jakarta Undercover ini bersama rekannya presenter Ayu Dewi juga berusaha menambah semangat Jupe untuk sembuh.

"Karena kami lebih banyak nyemangatin, pasti dia mikir harus cepet pulang nih, cepet balik lagi," ujar Luna.

Hal senada juga diungkapkan Ayu Dewi. Ia, Luna dan rekan-rekan selebritas terus menyemangati Jupe yang kondisi kesehatannya semakin menurun.

"Kemarin kami kasih semangat, biar dia lihat masih ada temen-temennya. Nanya bisa tidur enggak. Kami pesen kalau butuh, kami ada," katanya.

"Kami bener-bener merindukan sosoknya yang strong. Kami ingetin dia ayo dong harus kuat, semangat," tambah Ayu.

Julia Perez saat ini menjalani perawatan di rumah sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) karena kanker serviks stadium empat yang ia derita.

Kali pertama Jupe membeberkan ke publik bahwa ia terkena kanker serviks adalah pada November 2014 lalu.

Tiga bulan kemudian setelah berobat ke Singapura, Jupe sempat dinyatakan sembuh dari kanker.

PenulisAndi Muttya Keteng Pangerang
EditorIrfan Maullana
Komentar

Close Ads X