Angga Dwimas Sasongko Janji Mengajar Gratis jika "Filkop 2" Tembus 800.000 Penonton - Kompas.com

Angga Dwimas Sasongko Janji Mengajar Gratis jika "Filkop 2" Tembus 800.000 Penonton

Sintia Astarina
Kompas.com - 17/07/2017, 12:08 WIB
Angga Dwimas Sasongko menghadiri screening film Wonderful Life, di Senayan City, Jalan Asia Afrika, Senin (10/10/2016).KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWAN Angga Dwimas Sasongko menghadiri screening film Wonderful Life, di Senayan City, Jalan Asia Afrika, Senin (10/10/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com – Film Filosofi Kopi 2: Ben & Jody yang disutradari oleh Angga Dwimas Sasongko sudah diputar sejak 13 Juli lalu.

Seiring pemutaran film terbarunya, Angga punya nazar, yakni apabila filmnya bisa meraih sebanyak 800 ribu penonton, maka ia akan mengajar soal storytelling di hadapan murid-murid SMK di delapan kota di Indonesia.

Saat dihubungi Kompas.com via pesan singkat, Senin (17/7/2017), Angga menceritakan awal mula nazarnya ini.

“Inspirasinya datang dari gerombolan anak SMK 6 Jakarta yang abis nonton Filkop di Blok M Square. Enggak sengaja ketemu di kedai Filkop Melawai. Kami ngobrol-ngobrol, mereka banyak bertanya dan antusiasmenya terhadap filmmaking besar sekali," kata Angga.

Angga menjelaskan, saat itu kondisi kedai tidak kondusif sehingga dirinya tak bisa menjawab semua pertanyaan murid-murid itu. Lalu, terpikir oleh Anga, mengapa tidak membuat seminar saja di sekolah mereka.

"Mereka bilang enggak ada budget. Lalu saya bilang, enggak usah dipikirin. Selama sekolah kasih ruangan dan mau jam belajarnya dipakai, saya mau kok dateng," terang Angga.

Rencananya, setelah selesai melakukan pengambilan gamabr film Wiro Sableng 212, Angga akan melakukan tur selama enam bulan. Ia akan mendatangi delapan sekolah yang dipilihnya setiap dua minggu sekali.

Ia akan menyasar SMK yang punya program Multimedia atau Broadcasting. Angga akan mengajar soal Storytelling dalam bentuk seminar yang tak dipungut biaya.

"Iya, soal Storytelling karena applicable buat banyak bidang di multimedia. Komik, film, desain, radio, dasarnya adalah kemampuan storytelling," pungkasnya.

Namun, saat ditanya sekolah mana saja yang akan disambangi, Angga mengaku belum memilihnya.

PenulisSintia Astarina
EditorIrfan Maullana
Komentar