Ini Sebabnya Hanya Ada 3 Film Indonesia yang Diputar di KIFF - Kompas.com

Ini Sebabnya Hanya Ada 3 Film Indonesia yang Diputar di KIFF

Sintia Astarina
Kompas.com - 07/09/2017, 16:48 WIB
Ini dia ke-14 film yang akan ditayangkan dalam gelaran Korea Indonesia Film Festival (KIFF) yang akan diadakan di empat lokasi CGV Cinemas, yakni di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Medan. Acara ini akan berlangsung pada 14-17 September 2017 mendatang.KOMPAS.com/SINTIA ASTARINA Ini dia ke-14 film yang akan ditayangkan dalam gelaran Korea Indonesia Film Festival (KIFF) yang akan diadakan di empat lokasi CGV Cinemas, yakni di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Medan. Acara ini akan berlangsung pada 14-17 September 2017 mendatang.

 

JAKARTA, KOMPAS.com – Korea Indonesia Film Festival (KIFF) kembali digelar pada 14-17 September 2017.

Kali ini, penonton bisa menikmati suguhan 14 film yang diputar di jaringan CGV Cinemas di empat kota. Ada di Grand Indonesia – Jakarta, Paskal 23 – Bandung, Focal Point – Medan, serta Marvell City – Surabaya.

Dalam KIFF, akan diputar 14 film, termasuk 3 film Indonesia di dalamnya. Tiga film yang ditayangkan adalah Sweet 20 produksi Starvision Plus, Bukaan 8 produksi Visinema Pictures, serta Kartini produksi Legacy Pictures.

Wisnu Triatmojo selaku Head Brand Marketing CGV Cinemas Indonesia pun menjelaskan alasan pemilihan tiga film Indonesia tersebut.

“Kami mencari film yang temanya melihat sesuatu yang menunjukan keindonesiaan. Kemudian kami melihat recent movies di 2017 dan pertama kali keluarlah Kartini,” ujar Wisnu.

“Kemudian ada Filosofi Kopi. Kalau Filkop ini kan Indonesia banget, soal kopi, ceritain soal sejarah juga kan. Tapi akhirnya dari Visinema keluarnya Bukaan 8,” sambungnya.

[Baca juga: Korea Indonesia Film Festival Siap Digelar pada 14-17 September]

Kemudian, Rivki Morais selaku Project Manager KIFF membeberkan alasan mengapa Sweet 20 dipilih menjadi salah satu film Indonesia dalam KIFF.

“Pilih Sweet 20 juga karena ini adaptasi Miss Granny dari Korea Selatan. Jadi tahun ini lebih meng-highlight film Indonesia, meng-highlight aktor-aktor kita sendiri,” ujar Rivki.

Rivki melanjutkan, memang jumlah film Indonesia dan Korea dalam festival yang sudah berjalan delapan tahun ini tidaklah proporsional.

“Sebenarnya kami memberikan beberapa slot, sama seperti tahun lalu yang lebih banyak dari tahun ini. Tahun lalu, kami memulai festival ini Oktober. Tahun ini September, lebih cepat satu bulan. Jadi kami ingin menyiapkan segala sesuatunya dengan baik,” terang Rivki.

“Mohon maaf jika film Indonesia masih kurang. Tahun depan kami akan berusaha lebih baik lagi supaya filmnya lebih banyak,” imbuhnya.

Selain tiga film Indonesia di atas, ada 11 film Korea yang akan diputar di KIFF, yaitu The Battleship Island, Dongju: The Portrait of a Poet, Anarchist from Colony, A Day, juga Assassination.

Selanjutnya, My Annoying Brother, The Admiral: Roaring Currents, Operation Chromite, The Road Called Life, Treasure Island, juga Sim Chung.

[Baca juga: 10 Drama Seri Korea yang Mulai Ditayangkan September Ini]

PenulisSintia Astarina
EditorBestari Kumala Dewi
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM