Cerita Lain dari Kemenangan Night Bus di FFI 2017 - Kompas.com

Cerita Lain dari Kemenangan Night Bus di FFI 2017

Tri Susanto Setiawan
Kompas.com - 12/11/2017, 13:09 WIB
Para kru dan pemain film Night Bus dalam sesi foto perhelatan Festival Film Indonesia (FFI) 2017, di Grand Kawanua International City, Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (11/11/2017) malam. Mereka meraih kategori Film Terbaik FFI 2017.KOMPAS.com/Tri Susanto Setiawan Para kru dan pemain film Night Bus dalam sesi foto perhelatan Festival Film Indonesia (FFI) 2017, di Grand Kawanua International City, Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (11/11/2017) malam. Mereka meraih kategori Film Terbaik FFI 2017.

MANADO, KOMPAS.com - Keberhasilan film Night Bus merebut Piala Citra sebagai Film Terbaik pada Festival Film Indonesia (FFI) 2017 menyimpan cerita tersendiri.

Produser Darius Sinathriya menceritakan bahwa sebenarnya, proses pembuatan film karya Emil Heraldi itu cukup panjang.

Rahabi Mandra dan Teuku Rifnu Wikana mulai menulis skenario Night Bus sejak 2012. Cerita diadaptasi dari cerita pendek Rifnu pada 2009.

Selanjutnya, kata Darius, proses draft kemudian selesai pada 2005 dan menjalani proses shooting hingga dirilis pada 2016 lalu.

Darius menuturkan film Night Bus tidak mendapat cukup banyak layar di bioskop-bioskop ketika mulai diputar.

"Cuma 105 layar. Kami tayang hanya satu minggu, dan 20.000-an penonton. Sedih ya," ujar Darius dalam wawancara di Grand Kawanua International City, Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (11/11/2017) malam.

[Baca juga : Ini Dia Sinopsis Night Bus, Film Terbaik FFI 2017 ]

Itupun, kata Darius, sebenarnya Night Bus memiliki jatah layar di bawah tersebut. Ia bersyukur pihak distributor banyak membantu untuk mendapatkan jatah tersebut.

"Bahkan dalam keadaan sulit pun mereka tetap support dan tetap proaktif untuk memberikan arahan ke kami," ujarnya.

[Baca juga : Night Bus Film Terbaik FFI 2017 ]

Darius mengaku tidak berencana membuat sekuel Night Bus. Ia justru berniat memperbaiki efek visual film tersebut.

Ia beralasan dengan predikat Film Terbaik FFI 2017, ada peluang bagi Night Bus untuk diputar lagi di jaringan bioskop Tanah Air.

[Baca juga : Night Bus Sabet Kategori Busana dan Tata Rias Terbaik FFI 2017 ]

"Akan diperbaiki. Visual effect-nya aja," ujarnya.

Kemenangan Night Bus diraih setelah menyisihkan empat pesaingnya, yakni Cek Toko Sebelah, Kartini, Pengabdi Setan, dan Posesif.

Secara total Night Bus meraih enam Piala Citra pada FFI 2017. Enam Piala Citra itu masing-masing untuk Penata Busana Terbaik, Penata Rias Terbaik, Penyunting Gambar Terbaik, Penulis Skenario Adaptasi Terbaik, Pemeran Utama Pria Terbaik, dan Film Terbaik.

PenulisTri Susanto Setiawan
EditorKistyarini
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM