Deva Mahenra Cari Peruntungan Bermusik di Swiss - Kompas.com

Deva Mahenra Cari Peruntungan Bermusik di Swiss

Tri Susanto Setiawan
Kompas.com - 15/11/2017, 17:22 WIB
Deva Mahenra saat menghadiri peluncuran teaser trailer dan poster resmi film Satu Hari Nanti di A Qubicle Center, Jalan Senopati, Jakarta Selatan, Rabu (15/11/2017).KOMPAS.com/Tri Susanto Setiawan Deva Mahenra saat menghadiri peluncuran teaser trailer dan poster resmi film Satu Hari Nanti di A Qubicle Center, Jalan Senopati, Jakarta Selatan, Rabu (15/11/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Deva Mahenra mencari peruntungannya di Swiss sebagai musisi. Ia melakukan ini untuk perannya sebagai Bima dalam film drama Satu Hari Nanti.

"Bima ini musisi yang sempat memulai karier di Indonesia. Dia punya mimpi besar, akhirnya mimpi itu sampai ke Swiss," ujar Deva saat jumpa pers di A Qubicle Center, Jalan Senopati, Jakarta Selatan, Rabu (15/11/2017).

Keputusan Bima itu, didasari atas pemikirannya yang beranggapan bahwa dirinya tidak akan bisa berkembang jika berkutat di Indonesia. Sebab, lingkungan sekitar Bima yang tidak mendukung kariernya selama ini.

"Akhirnya keluar dari Indonesia, dan pergi ke Swiss karena ada pacarnya juga di sana," ucap dia.

[Baca juga : Deva Mahenra: Media Sosial seperti Pisau, tetapi Matanya Dua ]

Menjadi seorang penyanyi, Deva mengaku harus mengolah suaranya lebih baik lagi. Beruntung lagu-lagu yang dinyanyikan Deva itu adalah genre yang disukai Deva, yakni musik British.

Bahkan dua lagu yang Deva nyanyikan akan menjadi tema lagu film yang disutradarai oleh Salman Aristo tersebut. Namun, karakter suara haruslah ciri khas Bima, bukan Deva.

"Cara bernyanyi Deva dan Bima berbeda. Yang nyanyi adalah Bima," ucapnya.

Lantas apakah setelah ini Deva akan merintis karier di dunia tarik suara?

"Cuma sejauh ini belum sih. Saya juga untuk industri film belum banyak yang saya kasih. Masih banyak yang harus saya buktikan. Cuma kalau tawaran itu datang, tapi masih dalam lingkup film, saya sangat welcome," katanya.

Satu Hari Nanti bercerita tentang pilihan dan kegelisahan anak muda dalam membangun sebuah komitmen di Swiss, baik dalam cinta, keluarga mapun pekerjaan.

Lika-liku pertemanan dan kisah cinta yang kelam tumbuh bersama dalam pencarian makna akan jati diri mereka di negeri orang.

Film ini rencananya akan tayang dijaringan bioskop Tanah Air pada 7 Desember 2017.

[Baca juga : Deva Mahenra: Shooting di Udara Sangat Dingin adalah Tantangan Menyenangkan]

PenulisTri Susanto Setiawan
EditorBestari Kumala Dewi
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM