"Enggak tahu. Aku belum bisa komentar apapun. (Soalnya) Belum ada somasi atau apa-apa," ucap Ian saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Sabtu malam.
Berdasarkan laporan, RRS mengaku menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh Ian di studio miliknya di Raffles Hill, Cibubur, Jakarta Timur, pada Agustus 2015. Kendati demikian, RSS enggan menjelaskan kronologi pencabulan tersebut.
Baca: Musisi IK Dilaporkan ke Polisi Terkait Dugaan Pencabulan.
Namun, Ian tak membantah bahwa dirinya mengenal RRS sebagai pendatang baru dengan nama panggung Ratu Goyang Gelombang.
"Dia sempat mau diorbitin, dia sempat mau dikontrak waktu itu. Sudah lama sih," ucap Ian.
"Orangnya baik-baik saja (selama mengenal). Ngobrol biasa-biasa saja. Saya enggak ngerti kok tiba-tiba begini, apa tujuannya? Motif dia apa? Masalahnya apa?" sambung Ian.
Berkait dengan tudingan pencabulan yang dialamatkan kepadanya, Ian mengaku belum berencana mengambil langkah apapun. Dia ingin mempelajari dulu kasus tersebut.
"Enggak tahu, enggak tahu. Aku dengan masalah-masalah gini bingung," ucapnya.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.