Keluarga Inggit Ganarsih Keberatan terhadap Film "Soekarno"

Kompas.com - 02/01/2014, 13:46 WIB
Penulis Tri Wahono
|
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com — Keluarga almarhumah Inggit Ganarsih, mantan istri Soekarno, dikabarkan juga menilai film Soekarno, yang diproduksi oleh MVP Pictures, dengan produser eksekutif Raam Punjabi, dan disutradarai oleh Hanung Bramantyo, mencederai ketokohan dan bertendensi menghancurkan kredibilitas Soekarno atau Bung Karno dan Inggit. Penilaian keluarga Inggit itu disampaikan dalam pertemuan dengan juru bicara Rachmawati, Teguh Santosa, di Bandung, Sabtu (28/12/2013).

Teguh mengaku diutus oleh Rachmawati untuk menemui keluarga Inggit. Pertemuan itu dilakukan di kediaman Inggit, Jalan Inggit Ganarsih, Ciateul. Teguh juga dibawa ke makam Inggit di Babakan Ciparay.

"Keluarga Ibu Inggit sangat menyesalkan penggambaran kedua tokoh nasional dan pejuang ini secara serampangan dan sembarangan," ujar Teguh.

Di Bandung, lanjut Teguh, ia bertemu dengan Tito Zaini Asmarahadi, anak dari pasangan Ratna Djuami dan Asmarahadi. Ratna merupakan anak angkat Bung Karno dan Inggit yang ikut dalam pembuangan ke Ende dan Bengkulu. Di Bengkulu, Ratna berteman dengan Fatmawati, yang kelak disunting oleh Bung Karno.

Sementara itu, Asmarahadi merupakan pujangga dan jurnalis yang ikut menemani keluarga Bung Karno di Ende. Ketika Bung Karno dipindahkan ke Bengkulu, Asmarahadi diminta kembali ke Jakarta dan Bandung untuk menggalang kekuatan pemuda di bawah tanah.

"Keluarga Ibu Inggit menyesalkan sutradara dan produser film yang menggambarkan Ibu Inggit sebagai sosok temperamental yang berani melemparkan piring dan sandal ke arah Bung Karno. Penggambaran ini sangat merusak dan disebutkan bertendensi menghancurkan kredibilitas kedua tokoh," ujar Teguh lagi.

"Hanung Bramantyo dan Raam Punjabi tidak boleh berlindung di balik kreativitas dan hak menafsirkan kehidupan seseorang, apalagi tokoh sekaliber Bung Karno dan Ibu Inggit," lanjutnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Teguh pula, Tito juga mengatakan pernah ditemui oleh kru film Soekarno. Namun, sama sekali tidak ada permintaan izin untuk menghadirkan sosok Inggit dan karakter Ratna dalam film itu.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.