Bosan Musik Sekarang, Rocket Rockers Kembali ke 1990-an

Kompas.com - 20/08/2014, 12:26 WIB
|
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- Band pop punk dari Bandung Rocket Rockers rupanya jenuh dengan kecenderungan musik zaman sekarang yang seragam. Karena itu, Aska (vokal, gitar), Lowp (gitar), Bhisma (bas), dan Ozom (drum), memasukkan aransemen 1990-an alias 90s dalam album kelima mereka yang masih dalam proses produksi.

"Bosan musik zaman sekarang, akhirnya saya beli tape deck buat dengerin lagi kaset-kaset tahun 90-an. Jadi, nanti ada aransemen musik tema 90s, tapi garis besarnya masih pop punk," ujar Aska dalam wawancara di Jalan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Minggu (17/8/2014).

Untuk memulai penggarapan album kelima yang bermusik pop punk era 1990-an, lebih dulu Rocket Rockers melakukan survei kecil-kecilan.

"Kami lakukan survei kecil-kecilan, kami tanya-tanya ke fans kami soal lagu-lagu Green Day yang ada di album Basket Case, atau lagu-lagu Foo Fighter di zaman itu, ternyata banyak yang dengerin juga, tapi ada juga yang baru tahu," jelas Bhisma.

"Sedangkan 1990 itu kami belajar di (genre) musik-musik itu," timpal Aska.

Bagi Rocket Rockers, memilih aransemen musik era 1990-an itu bagai berjudi. Hal seperti itu juga pernah mereka lakukan ketika mendaur ulang lagu "Pesta", yang pernah dipopulerkan oleh grup vokal Elfa's Singers.

"Sebenarnya gambling juga. Kayak lagu 'Pesta', kami bawain di 2004, buktinya orang bilang itu lagunya Rocket Rockers bukan lagunya Elfa's," kata Bhisma.

Rocket Rockers berencana mengisi album kelima mereka dengan 10 lagu. Satu dari lagu-lagu itu sudah dikenalkan oleh mereka kepada publik pada 2013.

"Lagu 'Jangan Dulu Tenggelam' sudah kami rilis pas ulang tahun ke-14 tahun lalu. Lagu ini bakal ada lagi di album kelima. Itu lagunya agak slow, kami dedikasikan buat teman-teman yang kena bencana waktu ada banjir bandang di Soreang (Bandung, Jawa Barat)," ujar Aska.

Mereka menjadwalkan album kelima itu akan dirilis pada September 2014.

"Target akhir September. Kalau pun telat, ya Oktober lah," harap Aska.

Dengan album itu, Rocket Rockers optimistis musik pop punk yang mereka usung bisa berjaya dalam industri musik Tanah Air sekaligus bisa merangkul para penggemar baru mereka.

"Di tahun ini kami pengin meregenerasi lagi fans Rocket Rockers, buat teman-teman yang di SMP, di SMA, atau fans kami yang sudah punya anak. Rencananya, nanti kami akan tur ke second cities kayak Sukabumi, Cianjur, buat ngenalin ini lho Rocket Rockers yang sekarang," tutur Aska.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X