Buble: Musik Menyatukan Kita Semua...

Kompas.com - 30/01/2015, 17:51 WIB
EditorIrfan Maullana

Lagu "It's a Beautiful Day" meski bertema tentang pasangan yang putus cinta, tetapi berangkat dari semangat positivisme. Lagu itu bicara tentang harapan dan ketidakcengengan sikap.

"Lagu-lagu saya yang lain lebih banyak romansanya, tentang cinta romantis, rasa rindu. Tapi, 'It's a Beautiful Day' itu tentang hubungan yang terputus," tutur Buble sambil melantunkan penggalan lirik yang menunjukkan sikap gagah seseorang dalam menghadapi situasi.

Buble menginterpretasi lagu yang pernah populer dan menyesuaikannya dengan gaya personalnya, antara lain pada lagu "How Can You Mend a Broken Heart" dan "To Love Somebody" milik Bee Gees.

"Jika menyanyikan lagu orang lain, saya memberi penghormatan kepada sang penggubah atau mereka yang membawakannya. Saya, misalnya, sangat menghormati Bee Gees, Barry Gibb dan adik-adiknya, maka saya perlakukan lagu tersebut dengan sangat hati-hati," tutur Buble.

Lagu itu sebenarnya ditulis Bee Gees untuk Ottis Redding, tetapi Ottis keburu meninggal. "Saya ingin menghormati mereka dengan menjadikan lagu itu spesial. Sekadar memfotokopi lagu bagi saya bukan penghormatan. Saya harus membuatnya baru," kata Buble.

Persaudaraan

Bagi Buble, musik itu spiritual, emosional. Ia bersemayam di dalam tubuh manusia. "Kita mungkin berbeda asal, berlainan kepercayaan, dan budaya. Tapi, musik menyatukan kita semua malam ini," kata Buble.

Konser bagi Buble bukan sekadar arena hiburan, melainkan juga arena persaudaraan. Arena menyatunya manusia dengan berbagai latar belakang. "Ini kesempatan kita untuk saling mendekatkan diri. Saling bersama."

Pertama kali datang di Indonesia, Buble mengibaratkan konser sebagai pintu masuk dalam rumah persaudaraan.

"Ketika kaki saya menginjak lantai panggung, itu artinya saya telah bertemu dengan keluarga saya."

Penonton bagi dia adalah ekstensi dari keluarganya.

"Mereka datang ke sini dengan cinta, dengan dukungan. So, I'll give myself completely to them. Saya tahu mereka juga demikian."

Jangan heran jika pada lagu ke-14 Buble turun panggung dan menghampiri penonton. "Jika saya nanti meninggalkan panggung, mereka semua menjadi bagian hidup saya." (SRI REJEKI/ FRANS SARTONO)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.