Gugun Blues Shelter Akhirnya Konser Tunggal

Kompas.com - 14/03/2015, 19:11 WIB
Gugun Blues Shelter diabadikan sebelum tampil dalam Bentara Pentas Musik, di Bentara Budaya Jakarta, Jalan Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2015) malam. KOMPAS.com/YULIANUS FEBRIARKOGugun Blues Shelter diabadikan sebelum tampil dalam Bentara Pentas Musik, di Bentara Budaya Jakarta, Jalan Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2015) malam.
EditorIrfan Maullana
JAKARTA, KOMPAS.com -- Trio blues rock Gugun BluesShelter sedang bersemangat tinggi. Di tengah proses pembuatan album kedelapan, mereka mendapat tawaran konser tunggal pada pekan ketiga April mendatang. Selama 11 tahun berpentas di sejumlah panggung, baru kali ini mereka dibuatkan konser tunggal.

"Iya, namanya konser tunggal, pasti kami bakal menunjukkan sesuatu yang spesial. Kostum (kami) spesial, koreografi spesial. Tetapi, bagaimana konsepnya bakal kami bicarakan lagi bertiga. Tawarannya saja baru kami dapat tadi sore," kata pemain bas John Armstrong alias Jono seusai tampil di Bentara Budaya Jakarta, Kamis (12/3) malam.

Konser itu akan digelar di Kota Malang, Jawa Timur. Kota itu dipilih oleh pihak sponsor. Pemain drum Aditya Wibowo atau Bowie menambahkan, konser itu akan disiarkan secara langsung via internet.

Nah, supaya suasana semakin ramai, dia meminta penyuka musik blues mendatangi acara itu. Apakah mereka bakal membawakan lagu baru? "Kayaknya enggak. Soalnya liriknya saja belum jadi," lanjut Jono.

Sebelum konser tunggal, trio itu berkonsentrasi merampungkan album kedelapan. Perampungannya, kata Jono, bisa memakan waktu hingga dua bulan. Menurut rencana, album itu diproduksi dan diedarkan oleh label asal New York, Grooveyard Records, yang juga menggarap tiga album Gugun Blues Shelter sebelumnya.

Muhammad Gunawan, nama lengkap Gugun, menjelaskan, album baru masih berada dalam koridor blues, tetapi beda gaya dengan album sebelumnya. Jono menambahkan, tema album menyesuaikan kehidupan pada usia mereka sekarang. "(Tema) Lirik kami pada usia 35 tahun tentu berbeda dengan umur 24 dulu. Sekarang (kami) bisa cerita soal keluarga, agama, dan spiritual," ujar Jono serius. (HEI)

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X