"The Fox Exploits The Tiger’s Might" Disambut Positif Para Kritikus di Cannes 2015

Kompas.com - 18/05/2015, 18:53 WIB
The Fox Exploits The Tiger’s Might YouTubeThe Fox Exploits The Tiger’s Might
|
EditorIrfan Maullana
CANNES, KOMPAS.com -- Film pendek Indonesia, The Fox Exploits The Tiger’s Might, karya sutradara Lucky Suwandi yang masuk sebagai salah satu nominasi di kategori kompetisi Semaine de la Critique, Cannes 2015, mendapat apresiasi positif dari para kritikus dan penonton yang hadir dalam pemutaran film pendek tersebut di Escape Miramar Cannes, Sabtu (16/5/2015) waktu setempat.

Usai film tersebut diputar, para kritikus dan penonton langsung bertepuk tangan meriah di dalam Escape Miramar Cannes yang berkapasitas 380 orang tersebut. "Film yang sangat menegangkan dan membuat sulit bernafas," kata Koordinator Seleksi Semaine de la Critique atau Pekan Kritikus, Fabien Gaffez, memimpin diskusi singkat usai pemutaran The Fox Exploits The Tiger’s Might.

Sutradara Lucky Kuswandi yang dipanggil ke depan panggung usai pemutaran film menjelaskan latar belakang pembuatan film pendeknya tersebut.

"Film ini mulai dibuat tahun lalu saat Indonesia sedang riuh dengan pemilihan presiden. Pada saat itu, salah satu capres (calon presiden) yang diduga terlibat dalam pelanggaran HAM maju mencalonkan diri. Capres tersebut juga dekat dan merupakan kerabat dari sisa rezim diktator masa lalu," ungkap Lucky.

Cerita mengenai capres dan kelamnya sejarah Indonesia pada 1998, lanjut Lucky, adalah hal yang membuatnya tertarik untuk membuat film tersebut. "Dan pada tahun 1998, etnis Cina menjadi salah satu korban kekerasan dari kediktatoran masa lalu. Namun, pada saat pilpres kemarin, kelompok kaya dari etnis Cina juga banyak yang memberikan dukungan kepada capres bermasalah tersebut. Hal ini yang membuat saya tertarik untuk mengungkap, melalui film ini, betapa cairnya relasi kuasa antara yang menindas dan yang ditindas," kisah Lucky.

Selain menampilkan Lucky Kuswandi, diskusi yang berlangsung selama sekitar lima hingga tujuh menit tersebut juga menghadirkan Atrey Moniaga (pemain), penulis skenario Daud Sumolang, serta dua produsernya, Tunggal Pawestri dan Meiske Taurisia. Ketika ada pertanyaan mengenai situasi perfilman di Indonesia dan sejauh mana peluang bagi film semacam ini untuk diputar bagi publik lebih luas, giliran Meiske yang mengemukakan pendapatnya.

"Untuk film yang mengangkat isu 'sulit' semacam ini, tantangannya besar sekali, sehingga diperlukan pemutaran-pemutaran alternatif agar film-film seperti ini bisa menjangkau penonton," kata Meiske.

Tunggal ikut menambahkan bahwa sejak jatuhnya kediktatoran rezim Soeharto, Indonesia menikmati kebebasan baru di berbagai segi. Tetapi, dunia perfilman masih terbelenggu akibat kerumitan di tingkat lembaga sensor film.

"Lembaga sensor masih dipertahankan, dan sangat menentukan bisa tidaknya suatu film beredar. Padahal obyektivitas dan ukuran penilaiannya harus dipertanyakan," ujarnya.

Untuk diketahui, film The Fox Exploits The Tiger’s Might ini menampilkan tema seksualitas dan relasi kuasa yang masih dianggap tabu bagi sebagian besar masyarakat Indonesia.

Mengenai peluang filmnya dalam memenangkan satu dari dua hadiah untuk kompetisi film pendek di Pekan Kritik Cannes 2015, sutradara Lucky menjawab dengan rendah hati. "Saya sudah merasa cukup terhormat bahwa film saya masuk dalam kompetisi ini. Sekarang saya sudah mulai konsentrasi saja pada program lanjutan yang akan difasilitasi oleh Semaine de la Critique ini pada bulan Desember nanti di Paris. Ini kesempatan langka dan saya tak akan melewatkannya," katanya.

Film The Fox Exploits The Tiger's Might saat ini akan diputar di Plaza Miramar Cannes pada Rabu (20/5/2015) mendatang.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
Profil Han Suk Kyu, Pemeran Teacher Kim di Drama Dr Romantic 2

Profil Han Suk Kyu, Pemeran Teacher Kim di Drama Dr Romantic 2

Seleb
Profil Lee Sung Kyung, Pemeran Cha Eun Jae di Drama Dr Romantic 2

Profil Lee Sung Kyung, Pemeran Cha Eun Jae di Drama Dr Romantic 2

Seleb
Profil Erwin Gutawa, Komponis Ternama Mantan Artis Cilik

Profil Erwin Gutawa, Komponis Ternama Mantan Artis Cilik

Seleb
Profil Dul Jaelani, Musisi Muda Penerus Ahmad Dhani

Profil Dul Jaelani, Musisi Muda Penerus Ahmad Dhani

Seleb
Profil Ahn Hyo Seop, Pemeran Seo Woo-Jin di Drama Dr Romantic 2

Profil Ahn Hyo Seop, Pemeran Seo Woo-Jin di Drama Dr Romantic 2

Seleb
Profil Gita Gutawa, Musisi yang Melejit Lewat Yang Terbaik Bagimu

Profil Gita Gutawa, Musisi yang Melejit Lewat Yang Terbaik Bagimu

Seleb
Profil Tina Toon, Pelantun Bolo-Bolo yang Jadi Anggota DPRD DKI

Profil Tina Toon, Pelantun Bolo-Bolo yang Jadi Anggota DPRD DKI

Seleb
Profil Once Mekel, Mantan Vokalis Dewa 19 yang Jadi Penyanyi Terbaik Sepanjang Masa

Profil Once Mekel, Mantan Vokalis Dewa 19 yang Jadi Penyanyi Terbaik Sepanjang Masa

Seleb
komentar di artikel lainnya
Close Ads X