Untuk "A Copy of My Mind", Joko Anwar Masuk Pasar hingga Penjara

Kompas.com - 21/08/2015, 18:26 WIB
Joko Anwar di Plaza Indonesia XXI, Jakarta Pusat, Jumat (21/8/2015) KOMPAS.com/THALIA SHELYNDRA WENDRANIRSAJoko Anwar di Plaza Indonesia XXI, Jakarta Pusat, Jumat (21/8/2015)
|
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- Sutradara Joko Anwar baru saja menelurkan film kelimanya, A Copy of My Mind, yang merupakan drama cinta dengan latar belakang politik. Shooting-nya dilakukan dari pasar hingga penjara.

"Film ini sebuah film yang sudah direncanakan lama, karena kami ingin membuat sebuah kapsul waktu tentang Indonesia, pengin memotret bagaimana Indonesia masa kini, dan kami ingin kapan pun orang melihat ke belakang, tahun 2015, orang bisa melihat kondisi Indonesia yang sebenarnya. Oleh karena itu, kami mencoba untuk membuat film ini senyata mungkin dan sangat mendekati kenyataan," terang Joko dalam jumpa pers di Plaza Indonesia XXI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (21/8/2015).

Film yang dibintangi oleh Tara Basro dan Chicco Jerikho serta digarap oleh rumah produksi Lo-Fi Flicks (Indonesia) dan didukung oleh perusahaan film CJ E&M Pictures (dahulu CJ Entertainment, Korea Selatan) itu memakan waktu shooting hanya delapan hari di kawasan pinggiran Jakarta.

"Persiapan delapan bulan. Shooting-nya memang sangat cepat, cuma delapan hari, memang kami bikin cepat. Di samping kami enggak punya uang, tujuan lainnya semua spontan, tidak dibuat-buat, sangat organik," tuturnya.

"Kami shooting juga, kami datang ke lokasi. Kalau di pasar, yang jadi pemeran pendukungnya orang-orang yang ada di pasar, kami ajak ikut. Dengan pemain-pemain yang luar biasa ini, mereka bukan sekadar aktor, mereka sangat humble banget dan bisa mingle. Kalau misal shooting di pasar, jadi orang pasar, di penjara, jadi orang penjara. Semuanya kerjanya dari hati. Kru cuma 20 orang, tapi pemain juga jadi kru. Mereka juga angkat-angkat lampu. Jadi, 25 sama pemainnya," terangnya.

A Copy of My Mind berkisah tentang seorang perempuan pekerja di salon murah dan seorang pria pembuat alih bahasa untuk DVD bajakan yang saling jatuh cinta. Namun, situasi Jakarta, dalam film itu, menguji dan mengguncang hubungan mereka. Chicco dan Tara dipilih untuk memerankan tokoh-tokoh utama tersebut.

Film itu baru akan dirilis di Indonesia pada Februari 2016. Namun, pada September tahun ini, film tersebut akan dibawa ke Venice International Film Festival 2015 dan Toronto International Film Festival 2015.

A Copy of My Mind akan menjadi film pertama dari sebuah trilogi. Judul-judul selanjutnya adalah A Copy of My Soul dan A Copy of My Heart, yang mungkin akan mulai diproduksi tahun depan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.