Luna Maya: Semoga Jokowi-JK Lebih Berani dan Tegas

Kompas.com - 20/10/2015, 18:53 WIB
|
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- Bagi Luna Maya (32), satu tahun belum cukup untuk menilai pemerintah Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) berhasil atau gagal. Menurut Luna pula, untuk perbaikan, Indonesia membutuhkan Jokowi-JK yang lebih berani dan tegas.

"Aku pikir, setahun belum bisa dijadikan patokan suatu kesuksesan ataupun kegagalan, karena ya dalam kurun waktu setahun itu kan enggak akan bisa mengatasi semua masalah," kata Luna dalam wawancara usai jumpa pers peluncuran salah satu produk es krim, di Plaza Senayan, Selasa (20/10/2015).

"Ya, harus diberi kesempatan untuk mencoba," imbuhnya.

Untuk Indonesia lebih baik, Luna juga berharap Jokowi-JK bertindak lebih berani dan tegas.

"Ya, semoga Pak Jokowi dan Pak JK lebih berani dan tegas lagi untuk membawa perubahan yang signifikan bagi bangsa ini," kata Luna lagi.

Luna melihat ada hal positif dalam setahun Jokowi-JK memerintah.

"Positifnya banyak, ya. Salah satu contohnya, kayak sektor perikanan kan kita semua tahu berkembang pesat dan banyak meningkatkan ekspor. Itu kan bagus untuk pemasukan negara. Masih banyak deh yang lainnya," tuturnya.

Meski begitu, ia juga melihat hal-hal yang perlu dibenahi segera oleh Jokowi-JK dan kabinet mereka.

"Yang perlu segera dibenahi, ya soal penanggulangan bencana, kayak bencana asap yang sekarang terjadi di Sumatera dan Kalimantan. Yang jelas, harus diselidiki tuh, karena kan itu setiap tahun terjadi dan mengganggu pernapasan dan aktivitas warga, bahkan sampai ada yang meninggal. Masak sih enggak bisa ditanggulangi dengan cepat?" ujarnya.

"Terus, dari sektor pertambangan, semoga pemerintah bisa mengelola sendiri dan enggak harus impor," sambungnya.

Luna pun menekankan pentingnya pemerintah segera mencari langkah-langkah tepat untuk mengatasi berbagai persoalan ekonomi.

"Baru-baru ini kan nilai tukar rupiah melemah. Nah, itu memang dampak dari ekonomi global. Tapi, aku berharap agar pemerintah lekas menemukan solusi agar bisa memulihkan hal itu. Harus ada langkah-langkah, biar Indonesia tidak terkena dampaknya terlalu lama," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.