Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Artis AS Mangkir dari Persidangan Kasus Prostitusi

Kompas.com - 01/12/2015, 18:44 WIB
|
EditorIrfan Maullana
SURABAYA, KOMPAS.com -- Sidang lanjutan kasus prostitusi yang melibatkan artis ibukota di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (1/12/2015) batal digelar. Artis AS yang harusnya hadir sebagai saksi tidak hadir tanpa alasan.

"Kami sudah layangkan surat panggilan sebagai saksi sejak pekan lalu, tapi sekarang tidak hadir. Pekan depan kami panggil lagi," kata Jaksa Penuntut dalam kasus tersebut, Indra Thimoty di PN Surabaya, Selasa.

Jika AS tetap tidak hadir pada panggilan kedua, secara normatif pihak PN Surabaya akan kembali mengirim surat panggilan hingga tiga kali.

"Jika tetap tidak hadir, tunggu saja nanti," jelasnya.

Selain memanggil saksi AS pada minggu depan, PN Surabaya juga memanggil saksi penangkap. Sehingga sidang lanjutan kasus prostitusi artis berikut akan ada dua orang saksi yang akan memberi kesaksian.

Pada sidang pertama minggu lalu, dengan agenda pembacaan dakwaan, dua terdakwa mucikari yakni Alen Saputra (23) dan Alfania Tiarsasila alias Fani (25) dihadirkan.

Dalam dakwaan yang dibacakan Jaksa Fery Rachman dijelaskan, keduanya terbukti menyediakan tempat atau jasa prostitusi untuk menarik keuntungan materi. 

Terdakwa dituduh memasarkan puluhan perempuan melalui grup media sosial, termasuk salah satunya artis AS.

Terdakwa dijerat dengan Pasal 296 juncto Pasal 506 KUH Pidana tentang muncikari dengan ancaman kurungan satu tahun empat bulan penjara.

Bisnis prostitusi Alen dan Alfania terdeteksi setelah AS diamankan usai melayani tamu di sebuah hotel di Surabaya September lalu. Keduanya memasarkan puluhan perempuan melalui media sosial termasuk artis AS. Artis tersebut dibanderol Rp 7,5 juta sekali kencan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+