Meghan Trainor: Nominasi Grammy Itu Mimpi yang Jadi Nyata

Kompas.com - 15/02/2016, 20:14 WIB
EditorKistyarini
KOMPAS.com - Bagi Meghan Trainor, menjadi salah satu nomine pada Grammy Awards 2016 merupakan mimpi sejak yang menjadi nyata.

Pada ajang Grammy ke-58 ini, ia masuk nominasi dalam kategori "Best New Artist" dengan lagunya "All About That Bass".

"Sejak umur 7 tahun, saya ingin jadi bintang pop," kata Trainor kepada Grammy.com.

Ia beruntung memiliki orangtua yang memberinya dukungan penuh.

Ayahnya, Gary Trainor, bahkan mencari berbagai informasi lalu membeli perangkat lunak dan membuatkan studio musik buat putri keduanya itu.

Di usianya yang ke-13 saat itu, Trainor belajar menciptakan dan memproduksi sendiri lagu-lagunya.

"Hal terbaik yang saya lakukan adalah menciptakan dan memproduksi sebuah lagu yang utuh," kata penyanyi yang menolak tawaran beasiswa dari Berklee College of Music itu.

Itulah yang dilakukannya setiap hari sampai akhirnya ia dikontrak sebuah perusahaan rekaman di usia 18.

Perjuangan panjangnya mulai membuahkan hasil berkat lagu "All About That Bass". Awalnya lagu itu ditolak label-label besar ataupun penyanyi yang sudah punya nama seperti Beyonce dan Adele.

Sampai akhirnya dia bertemu dengan LA Reid, bos Epic Records.

"Ini lagu saya, All About That Bass". Dan tidak seorang pun suka lagu itu kecuali LA Reid," tutur Meghan mengenang moment yang kemudian menjadi awal kesuksesannya.

"Saya akhirnya bisa berada di satu tempat dengan orang-orang yang saya pelajari dan puja selama ini," kata penyanyi yang dilahirkan dengan nama Meghan Elizabeth Trainor itu.

Bagi Meghan Trainor, masuk nominasi "Best New Artist" pada ajang penghargaan musik dunia seperti buah dari kerja kerasnya selama ini.

Ia memberi tekanan pada kata "artist" atau seniman.

"Itu bukan lagu yang saya kerjakan satu hari atau satu jam. Lagu yang aku kerjakan selama setahun tidak menjadi one hit wonder," sambung perempuan kelahiran 22 Desember 1993 itu.

"Grammy mengakuimu sebagai seniman dan menganggapmu sebagai salah satu yang terbaik tahun ini rasanya seperti membenarkan impianmu bukan sekadar impian. Impian itu benar-benar terwujud," ujar Trainor.

Meghan Trainor dilahirkan di Nantucket, Massachusetts dari pasangan pemilik toko permata Kelly Anne dan Gary Trainor.

Musik bukan barang asing bagi Trainor. Sejak kecil ia terbiasa mendengarkan lagu-lagu James Brown dan Ray Charles yang diputar sang ayah yang merupakan organis gereja.

Pengaruh musik juga datang dari pamannya, Burton Toney, yang memiliki band.

Dalam laman resminya, Meghan menyebut lagu "All About That Bass" seperti "lagu kebangsaan" bagi perempuan yang dianggap tidak masuk dalam standar kecantikan ideal.

"Waktu menulis lagu itu, saya memikirkan perempuan-perempuan muda saat ini dan bagaimana mereka mendapat tekanan untuk bertubuh kurus, karena adanya Instagram dan selfi, dan kompetisi yang terus menerus," kata Trainor.

Pesan lagu itu, kata Trainor, adalah "mencintai tubuhmu apa adanya".

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber grammy.com
 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.