Risty Tagor Minta KPAI Beri Perlindungan kepada Anaknya

Kompas.com - 06/04/2016, 21:15 WIB
Artis peran Risty Tagor mendatangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada Rabu (6/4/2016). KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWANArtis peran Risty Tagor mendatangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada Rabu (6/4/2016).
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com -- Artis peran Risty Tagor meminta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk memberikan perlindungan kepada anak laki-laki dari buah pernikahannya dengan Rifky Balweel.

"Risty kan juga punya anak selain dari Stuart. Kami juga menerima surat dari ayah anak itu (Rifky), dia meminta KPAI untuk memastikan perlindungan kepada anak itu," kata ketua KPAI Asrorun Ni'am Sholeh di kantornya, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (1/4/2016).

Asrorun mengatakan, permintaan Risty diduga dilatarbelakangi perlakuan tidak baik yang mengarah pada pelanggaran hukum.

Kendati begitu Asrorun tak menjelaskan secara rinci bentuk ancaman seperti apa dan siapa orang yang dimaksud.

"Karena diduga ada perlakuan tidak baik yang mengarah ke ranah hukum," kata dia.

Menurut Asrorun, dari permintaan Rifky yang disampaikan oleh Risty, ia ingin anak yang diasuh oleh mantan istrinya tersebut bisa tumbuh dan berkembang dengan baik tanpa ada rasa trauma.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun kejadian trauma yang dialami anak laki-laki Risty adalah ketika mulutnya dijejali saus sambal oleh Stuart yang saat itu masih menjadi ayah tirinya.

"Setelah menikah sama saya, dia (Stuart) jadi sangat kasar sama A**** (putra Risty). Banyak sekali saksinya di rumah ini melihat bagaimana dan apa yang dia buat. Sampai satu kejadian di mana dia sambelin A****, pakai saus sambal, dan itu adalah trigger-nya," kata Risty dalam jumpa pers di kediamannya, di kawasan Veteran, Bintaro, Jakarta Selatan, Jumat (14/8/2015) siang.

Mendapatkan pernyataan seperti itu, Stuart pun menjawab tudingan yang dilayangkan oleh Risty.

"Itu kan menurut Risty. Kalau saya, enggak akan membuka aib. Itu masalah rumah tangga yang enggak patut dibuka ya, enggak perlu dikatakan," ujar Stuart seusai sidang perdana perceraiannya yang digelar dengan agenda mediasi, di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Senin (28/9/2015).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.