Ayushita: Perempuan Memang Terlihat Lemah tetapi Justru Lebih Kuat

Kompas.com - 21/04/2016, 11:03 WIB
Ayushita diabadikan di Pacific Place, SCBD, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2015). Kompas.com/Thalia Shelyndra WendranirsaAyushita diabadikan di Pacific Place, SCBD, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2015).
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran dan penyanyi Ayushita berpendapat perjuangan kaum perempuan di masa kini tidak seberat perjuangan RA Kartini waktu itu.

"Justru sekarang aku ngerasa lebih mudah memperjuangkan apa yang diperjuangkan Ibu Kartini. Banyak yang lebih bersuara," kata Ayu kepada Kompas.com saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, belum lama ini.

"Sejajar, tapi enggak bisa lupakan kodrat sebagai wanita. Itu enggak usah dikhawatirkan, kita akan tetap lakukan tugas wanita," ia menambahkan.

Perempuan kelahiran Jakarta, 9 Juni 1989 ini melihat adanya kekuatan tersembunyi pada diri setiap perempuan.

"Cuman kalau kita bisa suarakan suara wanita, terlihat lemah padahal lebih kuat dari yang terlihat," kata salah satu bintang dalam film Gila Jiwa itu.

Ayu menilai kebebasan mengemukakan pendapat bagi kaum perempuan haruslah dibarengi dengan pemikiran yang baik.

"Dengan menjalankan apa yang sudah diperjuangkan, jadi wanita yang enggak agresif suarakan sesuatu. Kalau perjuangkan sesuatu harus memikirkan, bukan mentang-mentang, semua harus dipikirkan konsepnya jangan sampai merugikan diri sendiri," tuturnya lagi.

Personel BBB ini pun berpesan kepada perempuan Indonesia untuk bisa mandiri dan menentukan apa yang diinginkan.

"Jadilah perempuan yang kuat dan bisa berdiri sendiri karena aku percaya kita dihadirkan di dunia ini kita sendirian. Setelah dewasa kita harus menentukan apa mau kita. Jadi settle sendiri dulu, insyallah bisa build keluarga yang settle juga," tutup Ayu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.