Ustaz Solmed Klarifikasi Kabar Pengeroyokan

Kompas.com - 09/05/2016, 15:41 WIB
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com — Beredar kabar bahwa Ustaz Solmed dikeroyok oleh sejumlah warga Serang, Banten, gara-gara terlambat datang ke sebuah acara ceramah.

Ketika diklarifikasi, Solmed membantah terjadi pengeroyokan terhadap dia. Ia kemudian menjelaskan kejadian yang sebenarnya.

Solmen menuturkan, ia diundang untuk memberi ceramah di Serang Timur pada 29 April 2016. Namun, ketika sudah sampai keluar tol Serang Timur, panitia tiba-tiba mengubah lokasi ke daerah Cilegon Barat.

"Ternyata dari keluar tol Cilegon Barat saya menempuh perjalanan hampir dua jam. Lokasinya ternyata di Karang Bolong, Banten," kata Solmed melalui pesan singkat kepada wartawan, Senin (9/5/2016).

Akibatnya, ia baru sampai di lokasi pada sekitar pukul 00.00 WIB. Ketika itu jemaah acara tersebut sudah bubar karena sudah terlalu malam.

Melihat kondisi itu, Solmed pun berinisiatif untuk mengumpulkan panitia dan masyarakat setempat. Solmed langsung menjelaskan duduk permasalahan yang menyebabkannya terlambat.

"Saya sampaikan kronologinya seperti apa dan mereka menerimanya. Bahkan, kami (Solmed dan panitia) masih sempat foto bersama dengan masyarakat," ucapnya.

Solmed mengatakan, jika dikeroyok, ia pasti akan membela diri. "Saya tidak tahu siapa yang mengembuskan isu kalau saya dikeroyok."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.