Musik adalah Sebenar-benarnya Joey Alexander

Kompas.com - 23/05/2016, 15:00 WIB
Joey Alexander dalam konsernya di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (22/5/2016). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGJoey Alexander dalam konsernya di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (22/5/2016).
EditorAti Kamil

Begitulah respons Joey pada musik yang ia dengar: menyimak dengan sungguh-sungguh.

Respons semacam itu yang terjadi ketika masih kanak-kanak saat ayahnya, Denny Sila, memutar lagu-lagu standar jazz Duke Ellington, Thelonious Monk, dan John Coltrane.

Dari mendengar, Joey bisa memainkan "Well, You Shouldn't" dari Thelonious Monk dengan piano.

Denny, waktu itu pebisnis pariwisata di Bali dan musisi amatir, makin sering memperdengarkan rekaman jazz terutama yang bercorak swing.

Denny juga mengajak Joey jam session dengan musisi di Bali untuk mengasah tekniknya.

"Di Bali waktu itu sering jamming bareng Rio Sidik dan Bonnie. Bonnie yang main piano sering membagi ilmunya ke Joey. Kalau di Jakarta, Benny Likumahuwa sering ajak Joey kalau dia ada undangan main. Indra Lesmana kasih kesempatan untuk jamming di kafenya dulu," kata Denny.

Menurut Denny, Joey pertama kali naik panggung ketika berumur tujuh tahun, bukan main piano, tetapi menyanyi lagu "Amazing Grace".

Joey pernah kursus vokal di sekolah Purwa Caraka di Bali.

"Setelah kenal piano, dia enggak mau nyanyi lagi," lanjut Denny, yang menjual rumahnya di Batu Bulan untuk pindah ke New York.

Di kota "Big Apple" itu, Joey menemukan jalan. Wynton Marsalis, peniup terompet, yang menjadi Direktur Artistik untuk Jazz di Lincoln Center, memanggungkan Joey di sana.

Halaman:


Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.