Tio Pakusadewo Bermonolog dalam Film "Pantja Sila"

Kompas.com - 03/08/2016, 15:07 WIB
Tio Pakusadewo menghadiri jumpa pera film dokumenter sejarah Pantja Sila: Cita-cita & Realitadi di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (3/8/2016). KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWANTio Pakusadewo menghadiri jumpa pera film dokumenter sejarah Pantja Sila: Cita-cita & Realitadi di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (3/8/2016).
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Tio Pakusadewo dan sutradara Tino Saroengallo menggarap film dokumenter sejarah Pantja Sila: Cita-cita & Realita.

Film tersebut dijadwalkan akan tayang pada 17 Agustus 2016 di seluruh jaringan bioskop Tanah Air.

"Semoga film ini bisa bermanfaat dan bisa disampaikan kepada generasi penerus Indonesia yang tidak tahu pembuatan Pancasila," kata Tio setelah screening film tersebut di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (3/8/2016).

Dalam film tersebut, Tio melakukan monolog sebagai Presiden Soekarno. Tio memeran sosok Soekarno yang ketika itu berpidato untuk merumuskan Pancasila pada 1 Juni 1945.

Menurut Tio, dia mendapatkan inspirasi menggarap film tersebut setelah membaca buku Pedoman Untuk Melaksanakan Amanat Penderitaan Rakjat, Djilid 1. Di buku itu, ada salah satu pidato Soekarno yang berjudul Lahirnya Pancasila.

"Bentuknya adalah sebuah teks buku. Ini film history monolog. Yang kami ingin sampaikan adalah isi pidatonya. Kalau hal lain tidak ingin kami gambarkan. Referensinya adalah itu," kata Tio.

Untuk melakukan monolog dalam film berdurasi 70 menit itu, Tio berlatih selama tiga bulan.

Kendala adalah Tio tidak memiliki rekaman suara pidato Sukarno saat itu. Bekalnya hanya teks dari buku. Oleh karena itu ia mempelajari rekaman-rekaman video dan audio Soekarno.

"Kesulitan itu adalah saya enggak puna data rekaman audio atau gambarnya. Jadi betul yoois ngarang," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.