Mira Lesmana: Film "Athirah", Potret Keluarga Indonesia

Kompas.com - 23/08/2016, 19:00 WIB
Tim film Athirah, yaitu para pemeran, sutradara Riri Riza (keempat dari kiri), dan produser Mira Lesmana (kelima dari kanan) diabadikan bersama dalam jumpa pers di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Senin (22/8/2016). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNGTim film Athirah, yaitu para pemeran, sutradara Riri Riza (keempat dari kiri), dan produser Mira Lesmana (kelima dari kanan) diabadikan bersama dalam jumpa pers di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Senin (22/8/2016).
|
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Produser film Mira Lesmana (52) dari Miles Films mengatakan bahwa  kisah dalam novel Athirah, yang diadaptasi menjadi cerita film layar lebar berjudul sama, merupakan potret keluarga Indonesia.

Mira mengatakan bahwa ia tertarik untuk membuat film Athirah sesudah membaca novel itu, yang ditulis oleh Alberthiene Endah berdasarkan kisah perjuangan hidup Athirah, ibu dari Jusuf Kalla, wakil presiden.

"Awalnya, saya memang membaca novelnya. Setelah saya membaca, saya menyadari tentang budaya Makassar, tentang perempuan yang gundah soal cinta, soal rumah tangga," terang Mira, yang mengadakan jumpa pers mengenai film itu di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Senin (22/8/2016).

"Saya baru tahu, ini cerita dari kisah nyata ibu Jusuf Kalla," lanjutnya.

"Kami buat karena ada cerita yang menarik. Saya sangat berharap sekali, mungkin ini memberikan potret keluarga Indonesia. Meskipun, ini yang lalu (terjadi pada masa silam), tapi persoalannya tetap relevan," ujarnya.

Namun, Mira tak mau menyampaikan dengan gamblang pesan yang terkandung dalam film yang disutradarai oleh Riri Riza tersebut.

Ia memilih mengembalikan semuanya kepada para penonton.

"Kami punya pesan, tapi tak perlu mengungkapkannya seolah mau menggurui. Kayak film Ada Apa dengan Cinta? 2, ada yang melihat pesannya tentang persahabatan, keindahan Yogyakarta, dan yang lain-lain," ujarnya.

Film Athirah dibintangi oleh Cut Mini, Christofer Nelwan, Jajang C Noer, Arman Dewarti, Indah Permatasari, Tika Bravani, dan Nino Prabowo.

Film tersebut akan diputar di gedung-gedung bioskop Indonesia mulai 29 September 2016.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X