Kuasa Hukum Ajukan Rehabilitasi untuk Reza Artamevia

Kompas.com - 01/09/2016, 13:13 WIB
Reza Artamevia KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNGReza Artamevia
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Kuasa hukum Reza Artamevia, Ramdan Alamsyah, mengatakan pihaknya akan mengajukan permohonan rehabilitasi untuk penyanyi tersebut.

Hal itu diungkap Ramdan melalui keterangan pers yang diterima Kompas.com pada Kamis (1/9/2016).

"Hari ini tim kuasa hukum Reza Artamevia akan mengirimkan surat permohonan rehabilitasi kepada Kapolda NTB mengingat test hasil urine menujukkan hasil positif," kata Ramdan.

Ia menambahkan, rehabilitasi itu juga keinginan keluarga Reza, agar pelantun "Pertama" itu terlepas dari narkoba.

Meskipun begitu, Reza siap bekerja sama dengan kepolisian untuk pengembangan kasus tersebut.

"Tim kuasa hukum Reza akan mendukung upaya Polda NTB menyelesaikan permasalahan ini secara tuntas, bahkan kita siap membantu Polda NTB mengembangkan perkara ini," katanya.

Terkait panti rehabilitasi, pihaknya menyerahkan  kepada Polda Nusa Tenggara Barat, selaku penyidik kasus penyalahgunaan narkoba tersebut.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menegaskan, permohonan rehabilitasi itu sesuai undang-undang yang berlaku.

"Oleh karenanya Reza layak untuk diobati dan direhab agar kembali normal," pungkas Ramdan.

Sebelumnya diberitakan, Reza diamankan bersama tujuh orang lain, termasuk Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) Gatot Brajamusti, di sebuah hotel di Kota Mataram, NTB, Minggu (28/8/2016).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X