Pengusaha Berinisial AS Tak Penuhi Panggilan Polisi soal Gatot Brajamusti

Kompas.com - 05/09/2016, 13:15 WIB
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com — Polda Metro Jaya sedianya memeriksa seorang pengusaha berinisial AS terkait kasus kepemilikan senjata api yang menjerat Gatot Brajamusti, Senin (5/9/2016).

Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya AKBP Budi Hermanto mengatakan, AS tidak memenuhi panggilan itu dengan alasan sakit.

"Yang bersangkutan mengirimkan surat bahwa ada keterangan dokter yang menyatakan bahwa bersangkutan (AS) sakit," ujar Budi di Polda Metro Jaya.

Pengusaha berinisial AS diperiksa berdasarkan keterangan yang diberikan Gatot soal senjata api dan amunisi yang ditemukan di rumahnya di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan.

"Saat minggu lalu diperiksa di Polda Mataram, yang bersangkutan mengaku bahwa senjata api dan amunisinya diterima dari Saudara AS," kata Budi.

Budi menambahkan, AS meminta waktu untuk istirahat sebelum memenuhi panggilan kepolisian.

"Meminta untuk diperiksa dua hari ke depan. Kami akan tunggu dua hari ke depan ini apakah Saudara AS akan memenuhi panggilan kami untuk diperiksa apabila tidak. Kami akan melayangkan surat panggilan kedua," ujarnya.

Peluru dan senjata api itu ditemukan dalam dua kali penggeledahan di kediaman Gatot.

Kasus kepemilikan senjata api ilegal akan ditangani oleh Resmob Polda Metro Jaya, sedangkan kasus narkoba dan kepemilikan sabu akan ditangani Polda Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.