Hakim Tolak Nota Keberatan Gatot Brajamusti

Kompas.com - 09/01/2017, 19:22 WIB
|
EditorIrfan Maullana

MATARAM, KOMPAS.com - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Mataram menolak nota keberatan (eksepsi) terdakwa kasus dugaan penyalahgunaan narkoba Gatot Brajamusti dan istrinya Dewi Aminah.

Hal tersebut disampaikan dalam sidang putusan sela yang diselenggarakan terbuka untuk umum di PN Mataram, Senin (9/1/2017).

Majelis hakim dalam putusan sela menolak eksepsi yang diajukan penasihat hukum terdakwa Gatot dan Dewi. Majelis hakim menyatakan surat dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) sah menurut hukum dan meminta kepada jaksa untuk melanjutkan pemeriksaan perkara dengan terdakwa Gatot dan Dewi.

"Memerintahkan saudara jaksa untuk melanjutkan pemeriksaan perkara ini dengan menghadirkan saksi-saksi," kata Ketua Majelis Hakim Dr Yapi saat dikonfirmasi usai sidang.

Yapi pengatakan, majelis hakim memberikan waktu kepada jaksa selama dua minggu untuk memanggil saksi-saksi yang akan dihadirkan dalam persidangan mendatang. Sesuai jadwal, sidang rencananya akan dilaksanakan hari Senin (23/1/2017) dan Kamis (26/1/2017).

Sementara itu, kuasa hukum Gatot, Irfan Suryadiata, menyatakan pihaknya tetap menghormati keputusan sela yang dibacakan hakim.

"Kami akan menjalani proses sesuai koridor. Harapan kita eksepsi diterima, tetapi pertimbangan majelis itu menyangkut pada pokok perkara. Itu artinya kami akan buktikan pada proses persidangan," kata Irfan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.