Melanie Subono: "Musika Foresta" Cara Seksi Kenalkan Hutan

Kompas.com - 19/01/2017, 17:08 WIB
Melanie Subono diabadikan di Almond Zuchini, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (19/1/2017). KOMPAS.com/Tri Susanto SetiawanMelanie Subono diabadikan di Almond Zuchini, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (19/1/2017).
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi dan aktivitis lingkungan hidup Melanie Subono mengatakan, program Musika Foresta merupakan sebuah cara seksi mengenalkan hutan kepada generasi muda.

"Musik itu lebih didengar banyak orang daripada hal-hal yang berat. Banyak orang mengenal hutan dari gerakan yang menarik kayak gerakan lari. Ini sebagai bentuk pengenalan yang lebih seksi," kata Melanie di Almond Zuchini, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (19/1/2017).

Program Musika Foresta digagas oleh gerakan "Hutan itu Indonesia".

[Baca: Musika Foresta, Gerakan Ajak Cinta Hutan Lewat Musik]

Bentuk sumbangsih Melanie adalah dengan ikut menyumbangkan suaranya dalam sebuah lagu.

"Konstribusi gua ya memberikan sesuatu buat hutan yang bisa gua perbuat," katanya.

Lagu tersebut nantinya diciptakan oleh pencipta lagu Alam Urbach, yang akan pergi ke sebuah hutan untuk mencari ide.

Alam mengatakan saat ini belum ada bayangan tentang lirik lagu yang akan ditulisnya. Alam perlu untuk mengeksplorasi hutan yang akan menjadi sumber ide bagi penulisan liriknya.

"Ingin adaptasi dulu bagaimana situasi di sana. Kayak pohon yang ditebang apakah pohon itu menangis? Itu salah satunya," ucap dia.

Adapun Musika Foresta merupakan program untuk mendekatkan generasi muda ke hutan Indonesia melalui musik.

Selain itu adapula gelaran penampilan musik yang diadakan di Jakarta pada Mei 2017. Sederet musisi yang terlibat adalah Astrid, Glenn Fredly, Eva Celia, Achi Hardjakusumah, Alam Urbach, Melanie Subono, dan Bonita.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X