Kata Nia Dinata, Indonesia Kekurangan Aktor Musikal

Kompas.com - 04/04/2017, 20:53 WIB
Nia Dinata diabadikan usai jumpa pers West Side Story di Institut Francais dIndonesie (IFI), Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (4/4/2017). KOMPAS.com/SINTIA ASTARINANia Dinata diabadikan usai jumpa pers West Side Story di Institut Francais dIndonesie (IFI), Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (4/4/2017).
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagai sutradara, Nia Dinata paham betul mengenai perbedaan signifikan antara aktor musikal Indonesia dan luar negeri.

"Bedanya sih sebenarnya basic. Kalau on stage, ketika kalian salah lakuin gerakan, enggak bisa di-cut terus enggak bisa diulang," katanya saat dijumpai di Institut Francais d'Indonesie (IFI), Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (4/4/2017).

Menurut dia, di Indonesia lebih banyak aktor film dibandingkan aktor yang berdasarkan dari teater. Oleh karenanya, banyak aktor yang tak bisa membedakan kapan seharusnya mereka berakting di depan kamera dan kapan mereka harus beradegan di hadapan penonton secara langsung.

"Kebalikan dari artis Eropa. Dari high school, teater sudah masuk kurikulum sekolah," tambah sutradara Ini Kisah Tiga Dara tersebut.

"Makanya, mereka terbiasa untuk meminimalisir kesalahan (di panggung maupun film)," imbuhnya.

Nia merasakan, jarangnya orang Indonesia yang terlibat dalam musikal membuat mereka tak ingin ikut audisi untuk film-film bergenre musikal. Berbeda dengan Inggris atau Amerika, orang-orang teater yang ikut audisi film musikal sangatlah banyak.

"Di film, kita kekurangan aktor dan dancer yang ngejalanin musical soalnya jarang di Indonesia," ujar Nia.

"Makanya, komunitas teater sangat berkaitan antara film dan performing arts," sambungnya.

Apabila industri perfilman dan teater musikal Tanah Air bisa berjalan bersamaan, ia yakin industri perfilman bisa maju.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X