Setelah 16 tahun, "Jailangkung" Kembali Tebar Teror Mencekam

Kompas.com - 26/04/2017, 15:09 WIB
Rizal Mantovani dan Jose Purnomo Screen PlayRizal Mantovani dan Jose Purnomo
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Bekerja dengan semangat yang sama dan keinginan yang sama membuat film horor, duo sutradara Jose Poernomo dan Rizal Mantovani, menghasilkan film yang luar biasa.

Setelah 16 tahun, Jose dan Rizal kembali berduet. Keduanya bekerja bersama dalam satu tim, menyutradari film terbaru Jailangkung.

"Tapi Jailangkung ini semuanya baru ya! Enggak ada kaitannya dengan film 16 tahun lalu itu. Mulai dari sisi cerita, latar cerita, tokoh, kemasan hingga pemain, sangat berbeda. Selain itu, sama sekali tidak ada kaitannya dengan film awal," tegas Rizal dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (25/4/2017).

Jose memastikan Jailangkung sebagai film yang menyuguhkan materi horor terbaru. Sejak awal, ia dan Rizal sepakat tidak melanjutkan franchise sukses garapan mereka.

"Kami berdua memiliki visi yang sama ketika ditawari menggarap film Jailangkung. Rasanya begitu banyak energi yang ingin kami wujudkan kembali di film kali ini. Bahwa muncul keinginan menghasilkan kembali film fenomenal, itu sudah menjadi bagian dari pekerjaan kami kali ini ," tambah Jose.

Tidak mudah memang. Sudah  16 tahun keduanya tidak bekerja bersama dalam satu tim. Masing-masing telah menghasilkan bermacam film box office. Namun ketika kembali harus menuntaskan proyek film Jailangkung, keduanya sepakat harus mengatasi ego terlebih dahulu.

"Dan mengendapkan ego itu kami selesaikan sebelum produksi berjalan. Kami justru menemukan visi baru, rencana-rencana baru yang kami tuangkan semuanya di Jailangkung ini," ungkap Jose.

Jose maupun Rizal menyadari tidak mudah mewujudkan cerita dan adegan-adegan yang menurut keduanya terbilang 'baru'.

Keduanya banyak melakukan eksplorasi cerita dan adegan yang belum pernah digunakan di film-film horor lain. Keduanya juga paham, begitu banyak judul film horor yang membuat penonton imun dengan rasa takut.

"Urusan penonton imun terhadap rasa takut juga menjadi tantangan terbesar kami," jelas Rizal.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.