Iwa K Akan Jalani Pemeriksaan Lanjutan di BNN

Kompas.com - 02/05/2017, 19:53 WIB
Iwa K selepas menjalani pemeriksaan di laboratorium Badan Narkotika Nasional (BNN), Jakarta Timur, Selasa (2/5/2017). KOMPAS.com/Tri Susanto SetiawanIwa K selepas menjalani pemeriksaan di laboratorium Badan Narkotika Nasional (BNN), Jakarta Timur, Selasa (2/5/2017).
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Tim Assessment Terpadu Badan Narkotika Nasional Kombes Pol Sutarso mengatakan bahwa rapper Iwa K (46) akan menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung BNN, Jakarta Timur, Rabu (3/5/2017).

Hari ini Selasa (2/5/2017), Iwa telah menjalani pemeriksaan di laboratoriun untuk assessment medis yang berkaitan dengan tes urine dan psikologi yang didamping psikiater.

"Hari ini kami lakukan assessment medis terkait dengan penggunaan narkotikanya," ujar Sutarso seusai memeriksa Iwa di Gedung BNN sore ini.

"Untuk assessment hukum akan kami lanjutkan besok pagi sampai selesai," lanjut dia.

[Baca juga: Iwa K Jalani Pemeriksan di BNN]

Sutarso menjelaskan bahwa assessment hukum akan melibatkan beberapa pihak.

Mereka adalah penyidik dari BNN, tim penyidik dari Polres Bandara Soekarno-Hatta, tim penyidik dari Bareskrim Polri, dan tim penyidik dari Kejaksaan Agung.

"Itu yang kami lakukan dari pagi sampai sore," kata dia.

[Baca juga: Pihak BNN: Ketika Diperiksa, Iwa K dalam Kondisi Stabil]

Sedangkan Sutarso mengatakan assessment medis hari ini adalah untuk mengetahui seperti penggunaan narkotika yang digunakan oleh Iwa.

Misalnya adalah jenis narkotika yang digunakan Iwa, berapa lama dan sejak kapan Iwa menggunakan, bagaimana aktivitas kerja dan sosialnya, hingga kehidupan masa kecil dan kesehatannya.

[Baca juga: Selesai Diperiksa BNN, Iwa K Kenakan Jaket Bertudung dan Masker]

"Hasil assessment medis maupun hukum akan kami gelar atau paparkan besok siang. Sehingga besok sore akan kami buat rekomendasi kepada penyidik. Hasil rekomendasi ini akan kami kirim untuk sebagai bahan penyidik untuk menentukan tindakan berikutnya," papar Sutarso.

Adapun Iwa hampir tiga jam kemudian menjalani pemeriksaan medis. Iwa keluar dari laboratorium dengan dikawal oleh pihak Polresta Bandar Udara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang.

Iwa mengenakan kostum tahanan berwarna oranye dan jaket bertudung warna abu-abu. Kepalanya ditutupi dengan tudung jaket itu. Ia juga mengenakan masker warna hijau.

Pelantun lagu "Bebas" itu tak berkata apa pun dan hanya mengacungkan jempol tangan kirinya, ketika ditanya para wartawan tentang keadaannya setelah menjalani pemeriksaan oleh pihak BNN.

Iwa langsung menuju dan masuk ke mobil Toyota Camry warna hitam bersama pihak Polresta Bandar Udara Soekarno-Hatta.

Kompas TV Polisi Buru "Y" yang Memberi Iwa K Ganja



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X