"Hutan Itu Indonesia" Gelar Konser Musika Foresta

Kompas.com - 10/05/2017, 14:52 WIB
Para pengisi acara dan panitia gerakan Hutan Itu Indonesia menggelar jumpa pers Konser Musika Foresta di Kafe Serendipity, Jalan Suryo, Jakarta Selatan, Rabu (10/5/2017). KOMPAS.com/Tri Susanto SetiawanPara pengisi acara dan panitia gerakan Hutan Itu Indonesia menggelar jumpa pers Konser Musika Foresta di Kafe Serendipity, Jalan Suryo, Jakarta Selatan, Rabu (10/5/2017).
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Gerakan " Hutan Itu Indonesia" akan menggelar  Konser Musika Foresta di Balai Sarbini, Jakarta Selatan, pada 13 Meil 2017.

Tanggal itu dipilih lantaran bertepatan dengan Hari Hutan Indonesia.

Pendiri Hutan Itu Indonesia Riry Silalahi mengatakan bahwa konser itu merupakan bentuk apresiasi terhadap para musisi yang sudah ikut serta menjelajahi hutan di Indonesia.

Mereka adalah Glenn Fredly yang menjelajahi Taman Nasional Manusela di Ambon; Achi Hardjakusumah di Hutam Kemenyan, Tapanuli Utara; Astrid di Hutan Nagari Sungai Buluh, Sumatera Barat; dan Alam Urbach di Hutan Adat Dayak Iban, Sui Uti, Kalimantan Barat.

[Baca juga: Musika Foresta, Gerakan Ajak Cinta Hutan Lewat Musik]

"Karena teman-teman antusias dan bantuannya musisi ke hutan di Indonesia. Kayaknya kita harus merayakan debut Hari Hutan Indonesia dan kita perlu merayakan itu pada 13 Mei nanti," ujar Riry dalam jumpa pers di Kafe Serendipity, Jalan Suryo, Jakarta Selatan, Rabu (10/5/2017).

Dalam penjelajahannya, para musisi menciptakan karya untuk dinyanyikan dalam konser tersebut.

Glenn adalah salah satu yang membocorkan lagu buatannya. Ia menciptakan lagu berjudul "Manusela". Ia mengatakan bahwa perjalanan itu adalah sebuah anugerah kepadanya.

[Baca juga: Melanie Subono: Musika Foresta Cara Seksi Kenalkan Hutan]

"Saya diingatkan kembali kepada leluhur saya, Maluku. Hutan Manusela sangat kaya akan spesies burung yang indah dan membuat saya kembali jatuh cinta kepada hutan dan semakin mencintai Maluku," kata dia.

"Saya merasa terhormat bisa berkonstribusi untuk membangkitkan kembali rasa sayang masyarakat Indonesia terhadap hutan," kata dia.

Berbeda dengan Glenn, penyanyi Nina Tamam tidak ikut menjelajah hutan karena ada kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan. Meski demikian, ia antusias dengan acara tersebut.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X