Ridho: Masa Kejayaan Slank Saat Mereka Lepas dari Narkoba

Kompas.com - 02/06/2017, 02:46 WIB
Slank menjadi bintang tamu dalam program bincang-bincang Rosi, episode #SlankDiRosi, Kamis (1/6/2017) malam. Program ini ditayangkan KompasTV mulai pukul 19.30 WIB. Repro KOMPAS TVSlank menjadi bintang tamu dalam program bincang-bincang Rosi, episode #SlankDiRosi, Kamis (1/6/2017) malam. Program ini ditayangkan KompasTV mulai pukul 19.30 WIB.
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Gitaris grup band Slank, Ridho merasa kejayaan Slank dimulai pada saat grup yang membesarkan namanya itu lepas dari jeratan narkotika.

"(Kejayaan Slank)Tahun 2000 di saat temen-temen udah enggak terlibat dengan narkoba lagi," ungkap Ridho saat menjadi bintang tamu dalam program bincang-bincang Rosi episode #SlankDiRosi, Kamis (1/6/2017).

Slank dikenal sebagai grup band yang pernah memakai narkoba dan kini sudah lepas dari jeratan narkoba. Grup band ini juga pernah ditunjuk oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) sebagai Duta Anti Narkoba.

[Baca juga: Kaka "Slank" Kaget Lihat Abdee Muncul Tiba-tiba di "Rosi"]

Pria dengan nama lengkap Mohammad Ridwan Hafiedz itu juga mengaku bahwa dirinya pernah mengkonsumsi barang haram tersebut. Namun, ia mengalami trauma setelah sempat overdosis.

"Sebenarnya enggak cocok aja, di tahun 90-an pernah overdosis sekali pertama kali nyoba narkoba," ucap Ridho.

"Saat itu kayaknya enggak cocok sama kimia gitu, jadi pas anak-anak make itu depan gue jadi ada trauma aja sih," tuturnya.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X