Ahmad Dhani Sebut Album Barunya Terhambat karena Status Tersangka

Kompas.com - 02/06/2017, 03:01 WIB
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Musisi Ahmad Dhani mengatakan ia telah mempersiapkan sebuah album yang berisi tembang-tembang lawas.

"Saya udah buat album namanya Indonesia Klasik Jilid 1. Jadi saya menyanyikan lagu klasik di situ. Saya memang mau membuat populer kembali lagu-lagu zaman dulu," ucap Dani saat ditemui di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Kamis (1/6/2017).

"Ada lagu 'Chrisye', 'Dian PP'. Lagu 'Di Wajahmu Kulihat Bulan' milik Mochtar Embut itu jadi singel pertamanya," sambungnya.

Dhani menuturkan album tersebut rencananya dirilis oleh sebuah restoran cepat saji. Namun rencana itu terhambat.

"Albumnya mau dirilis di salah satu restoran fastfood, cuman tiba-tiba (saya) dijadikan tersangka oleh polisi, sehingga restoran itu enggak berani merilisnya," ucap Dhani.

Diketahui Ahmad Dhani dilaporkan ke polisi karena dinilai menghina Presiden Joko Widodo saat berorasi pada aksi 4 November 2016, di Jakarta.

[Baca juga: Kejaksaan Terima Berkas Kasus Dugaan Penghinaan Presiden oleh Ahmad Dhani ]

Meski demikian, pentolan grup band Dewa 19 itu mengatakan ia akan tetap meluncurkan album tersebut dengan cara lain.

"Saya mau coba dulu bicara sama restoran itu kan keren ada artis yang jadi tersangka. Andai kata masih nggak mau, ya udah saya rilis di iTunes dan video YouTube aja," tuturnya.

Dhani dilaporkan oleh Laskar Rakyat Jokowi (LRJ) ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya pada Senin (7/11/2016) dini hari. Polisi menggunakan Pasal 207 dalam menangani kasus tersebut.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.